KPAI Minta Peran Orang Tua Intensif Bina Psikologi Anak Terlibat Geng Motor

KPAI Minta Peran Orang Tua Intensif Bina Psikologi Anak Terlibat Geng Motor Komisioner KPAI, Jasra Putra (Ist)

Covesia.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta peran orang tua dengan intensif mengajak anak yang telah terlibat dalam kelompok geng motor untuk berdialog secara terbuka guna membina psikologinya.

“Peran orang tua sangat penting. Sikap orang tua sebagai orang terdekat dengan anak harus membangun dialog secara baik. Sehingga hasil dialog tersebut, anak memahami dan bisa mengubah perilaku menjadi baik,” kata Komisioner KPAI, Jasra Putra kepada Covesia.com, Jumat (17/05/2019).

Namun kata Jasra, seorang anak terlanjur dan terpengaruh dengan perilaku menyimpang geng motor, maka orang tua harusnya segera melakukan pendekatan.

"Sekiranya tidak ada perubahan sikap dari anak, maka berkonsultasi dengan lembaga kementerian maupun Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Agar anak mendapatkan pendampingan psikologi yang lebih," katanya.

Jasra menjelaskan, jika anak masih menempuh pendidikan, pihak sekolah juga harus berperan dalam mengarahkan prilaku yang baik kepada anak. "Lembaga pendidikan dianjurkan untuk turut melakukan upaya-upaya pendampingan psikologis," tuturnya.

Jasra mencontohkan, upaya itu dapat dilakukan melalui guru Bimbingan dan Konseling (BK). "Guru BK dapat memberi perhatian khusus dan mengarahkan anak di lingkungan sekolah. Melakukukan perlakuan khusus kepada anak agar kembali kepada lingkungan sosial yang baik,” jelasnya.

Disamping itu pihaknya juga meminta agar sekolah dapat mengagendakan kegiatan-kegiatan yang positif bagi anak. "Tujuannya agar anak merasa dipedulikan oleh lembaga tempat mereka belajar," tutupnya.

(eri)

Berita Terkait

Baca Juga