Mulai Hari Ini, BI Sediakan 19 Titik Kas Keliling Penukaran Uang Pecahan Kecil di Wilayah Sumbar

Mulai Hari Ini BI Sediakan 19 Titik Kas Keliling Penukaran Uang Pecahan Kecil di Wilayah Sumbar Penukaran uang rupiah pecahan kecil pada kas keliling Bank Indonesia (BI) di pasar Siteba, Padang, Sumatera Barat, Selasa 7/5/2019 (Ist)

Covesia.com - Budaya “manambang” menjadi bagian yang tidak terpisahkan pada setiap lebaran.Setiap tahunnya, lebaran selalu identik dengan fenomena mudik atau pulang kampung yang tidak sah rasanya apabila tidak memberikan THR kepada sanak saudara.

Namun, seringkali THR tersebut tidak hanya diberikan kepada sanak saudara, tetapi juga anak-anak di lingkungan tempat tinggal yang selalu datang berombongan dari satu rumah ke rumah lain atau dikenal dengan istilah “manambang”.

Budaya “manambang” ini oleh sebagian besar masyarakat menjadi salah satu persiapan yang harus diperhatikan karena masyarakat membutuhkan uang pecahan kecil sebagai isi “amplop” yang akan dibagikan.

Terkait kebutuhan masyarakat akan uang pecahan kecil pada ramadhan tahun ini 1440 H, Bank Indonesia perwakilan Sumatera Barat (Sumbar bersama perbankan bersinergi tingkatkan jumlah lokasi layanan penukaran di beberapa kabupaten/kota di Sumbar. Dalam rangka memenuhi kebutuhan uang pecahan kecil di masyarakat, Bank Indonesia Sumatera Barat menggandeng perbankan untuk melaksanakan layanan penukaran uang pecahan kecil di luar kantor melalui kegiatan kas keliling.

"Sebanyak 19 lokasi layanan kas keliling tersebar di 7 lokasi di wilayah Padang dan 12 lokasi di kabupaten/kota di Sumbar mulai hari ini Selasa tanggal 7 - 29 Mei 2019, penukaran dimulai pada pukul 08.30 hingga 12.00 WIB," ujar Kepala Perwakilan BI Sumbar, WahyuPurnama A, dalam keterangan tertulis yang diterima Covesia.com, Selasa (7/5/2019).

Wahyu menambahkan, jumlah lokasi kas keliling selama Ramadhan tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan dengan layanan kas keliling tahun kemaren yang hanya tersebar di 5 lokasi mencakup Kota Padang dan beberapa kabupaten/kota.

Masifnya kegiatan layanan penukaran kali ini merupakan bentuk sinergi dan kerja sama Bank Indonesia dengan perbankan di Sumbar. Selain melibatkan perbankan, Bank Indonesia Sumatera Barat juga telah menyiapkan modal kerja sebesar Rp4,6 triliun untuk memenuhi kebutuhan pecahan kecil selama Ramadhan dan Lebaran 1440 H, meningkat 8% dibandingkan modal kerja 1439 H.

Bank Indonesia Sumatera Barat menerapkan mekanisme atau tata cara penukaran melalui layanan kas keliling.Dalam rangka kelancaran dan kenyamanan masyarakat yang hendak melakukan penukaran melalui layanan kas keliling, masyarakat perlu memperhatikan beberapa hal sebagai berikut:

1. Layanan penukaran hanya melayani penukaran dari pecahan besar ke pecahan kecil. Oleh karena itu, pecahan yang diterima adalah Rp100.000,00 dan Rp50.000,00;

2. Uang Pecahan Kecil yang disediakan untuk penukaran adalah Rp20.000,00; Rp10.000,00; Rp5.000,00; dan Rp2.000,00;

3. Sebelum melakukan penukaran, uang pecahan besar agar dirapikan dan disusun sesuai urutan pecahan;

4. Memperhatikan keamanan saat menuju atau meninggalkan lokasi kegiatan penukaran.

Bank Indonesia Sumatera Barat mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan penukaran melalui jasa perorangan karena berisiko kemungkinan diselipkan uang palsu, jumlah lembar tidak sesuai dan adanya biaya tambahan sebagai biaya jasa. Tambahan biaya jasa ini mengandung unsur riba karena pada prinsipnya uang yang ditukar nilainya haruslah sama. Tukarlah uang di bank atau sarana kas keliling Bank Indonesia karena lebih aman, uang dijamin asli, jumlahnya sesuai dan gratis tanpa dipungut biaya.

(*/dnq)

Berita Terkait

Baca Juga