Presiden PKS Prakirakan Partisipasi Pemilih di Pemilu 2019 Meningkat

Presiden PKS Prakirakan Partisipasi Pemilih di Pemilu 2019 Meningkat Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman (pks.id)

Covesia.com - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman menduga partisipasi pemilih pada Pemilihan Umum 2019 meningkat bila dibandingkan Pemilihan Umum 2014, dilihat dari antusiasme pemilih datang ke tempat pemungutan suara (TPS) di pagi hari.

"Saya tadi datang ke TPS pukul 07.35 WIB. Menunggu cukup lama sebelum akhirnya nama saya dipanggil," kata Sohibul kepada wartawan seusai memberikan suara di Depok, Jawa Barat, Rabu.

Sohibul mengatakan hal itu merupakan penanda baik untuk memberikan legitimasi kepada pasangan calon presiden dan calon wakil presiden serta calon anggota legislatif yang akan terpilih.

"Meskipun saya tetap menghormati kawan-kawan yang memilih untuk golput, ini merupakan hal baik untuk legitimasi hasil pemilu nanti," tuturnya.

Sohibul berharap pemungutan suara Pemilihan Umum 2019 bisa berjalan lancar hingga selesai. Pendaftaran pemilih di TPS akan ditutup pada pukul 13.00 waktu setempat Sohibul Iman bersama istri dan dua anaknya memberikan suara di TPS 235 RT5/RW011, Kampung Kelapa Dua, Kelurahan Tugu, Kota Depok.

Seusai memberikan suara, salah satu wartawan secara bercanda sempat bertanya siapakah pasangan calon presiden dan calon wakil presiden pilihan Sohibul.

"Wah, seperti exit poll saja. Tapi saya kira tidak usah diberi tahu sudah tahu ya pilihan saya," kata Sohibulmenanggapi pertanyaan wartawan.

Pemilihan Umum 2019 dilakukan secara serentak untuk memilih pasangan calon presiden dan calon wakil presiden, calon anggota DPR RI, calon anggota DPD RI, calon anggota DPRD provinsi dan calon anggota DPRD kabupaten/kota.

Pemilihan Presiden 2019 diikuti dua pasangan calon, yaitu pasangan 01 Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin dan pasangan 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno.

PKS merupakan salah satu partai pengusung pasangan Prabowo-Sandiaga bersama Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Demokrat. (Antara)

Berita Terkait

Baca Juga