Polisi: 16 Orang Tewas Akibat Peluru Nyasar Saat Aksi Protes di Sudan

Polisi 16 Orang Tewas Akibat Peluru Nyasar Saat Aksi Protes di Sudan Demonstran Sudan merayakan kemenangan selama protes menentang pengumuman militer bahwa Presiden Omar al-Bashir akan digantikan oleh dewan transisi yang dipimpin militer, menjelang shalat Jumat di dekat Kementerian Pertahanan di Khartoum, Sudan 12 April 20

Covesia.com - Sedikitnya 16 orang tewas dan 20 orang lagi cedera akibat peluru nyasar selama protes dan aksi duduk pada Kamis (11/4) dan Jumat, kata seorang juru bicara kepolisian Sudan di dalam satu pernyataan pada Sabtu (13/4/2019).

Bangunan pemerintah dan harta pribadi juga diserang, kata Juru Bicara Hashem Ali.

Ratusan ribu pemrotes memenuji jalan-jalan di Ibu Kota Sudan, Khartoum pada Jumat, kata Reuters, Sabtu (13/4) pagi. Pemrotes turun ke jalan di Khartoum, termasuk di dekat Markas Staf Umum, untuk menyeru Menteri Pertahanan Ahmed Awad Ibn Auf untuk mundur dan mereka yang berafiliasi pada Omar Al-Bashir yang lama menjadi presiden Sudan dan meletakkan jabatan setelah kudeta militer.

Di dalam satu pernyataan tertulis, perhimpunan serikat pekerja perdagangan mengatakan pemrotes takkan mundur tanpa "sepenuhnya menggulingkan rejim" dan sampai "pemerintah peralihan sipil" mengambil-alih posisi.

Pada 11 April, ibn Auf mengatakan militer telah merebut kekuasaan dan mengumumkan masa peralihan dua-tahun.

(Ant/sea)

Berita Terkait

Baca Juga