Peringatan Tsunami Dicabut, Polisi: Air di Pantai Bangkep Normal

Peringatan Tsunami Dicabut Polisi Air di Pantai Bangkep Normal Ilustrasi - pixabay

Covesia.com - Gempabumi berkekuatan magnitudo 6,9 terjadi di Sulawesi Tengah. Polisi mengatakan air laut sepanjang pantai di Banggai Kepulauan (Bangkep) normal.

"Perkembangan situasi sementara wilayah Bangkep, sampai dengan saat ini situasi masih aman, air laut sepanjang pantai masih normal," kata Kapolres Banggai Kepulauan AKBP Aditya Surya Dharma dikutip detikcom, Jumat (12/4/2019).

Sejauh ini, belum ditemukan kerusakan akibat gempa. Namun begitu, polisi bersama pemda membantu warga mengungsi.

"Saat ini bersama pemda membantu masyarakat mengungsi ke dataran tinggi. Saat ini anggota kami kerahkan untuk patroli di tempat-tempat permukiman dan public addres untuk tidak panik dan tetap waspada," ujarnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sempat mengeluarkan peringatan dini potensi tsunami akibat gempa M 6,9 di Sulawesi Tengah. Peringatan dini tersebut kini dinyatakan berakhir.

Peringatan dini potensi tsunami itu dikeluarkan BMKG usai gempa M 6,9 mengguncang Sulteng pukul 18.40 WIB. Sekitar pukul 19,47 WIB, peringatan dini tersebut dinyatakan berakhir.

"Peringatan dini TSUNAMI yang disebabkan oleh gempa mag:6.9, tanggal: 12-Apr-19 18:40:49 WIB, dinyatakan telah berakhir," tulis BMKG di Twitter mereka.

(dtc/dnq)

Berita Terkait

Baca Juga