Jika Terpilih Jadi Presiden, Prabowo: Kami Tidak Izinkan Impor Kecuali Sangat Terpaksa

Jika Terpilih Jadi Presiden Prabowo Kami Tidak Izinkan Impor Kecuali Sangat Terpaksa Prabowo Subianto

Covesia.com - Capres Prabowo Subianto kembali bicara soal impor. Dia mengatakan jika terpilih nanti dia tidak akan mengizinkan impor. 

"Saya dengan tim kami Koalisi Indonesia Adil Makmur bertekad membentuk pemerintah yang akan membela rakyat Indonesia. Kami tidak izinkan impor kecuali dalam keadaan yang sangat, sangat, sangat terpaksa," ujar Prabowo saat kampanye akbar di Lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (24/3/2019). 

Prabowo mengatakan hanya akan mengizinkan impor dalam keadaan tertentu. Sebab, dia ingin membentuk pemerintahan yang pro-rakyat. 

"Jadi kita harus sekarang memilih pemimpin yang tegas, yang membela rakyatnya sendiri. Jangan petani panen, impor beras, petani panen gula impor gula, kita punya laut banyak tapi impor garam, impor ikan asin," katanya. 

Ketum Partai Gerindra itu pun mengaku telah membentuk tim pakarnya untuk merealisasikan tekadnya itu. Tim terbaik yang juga pro-rakyat. 

"Saya sudah membentuk tim pakar-pakar terbaik otak-otak terbaik Indonesia tapi kita juga tidak perlu hanya otak terbaik tapi hatinya harus bersih. Percuma pintar tapi tidak membela rakyatnya sendiri," ujar Prabowo. 

Prabowo mengatakan selama ini ada pihak-pihak yang mencibirnya saat bicara soal ekonomi dan impor. Sebab, dirinya tidak memiliki gelar di bidang ekonomi. 

"Ada yang mengejek Prabowo. Prabowo tidak punya gelar, tidak punya gelar ekonomi tapi kok bisa bicara ekonomi. Saudara-saudara sekalian, jangan anggap ekonomi itu sulit. Ekonomi itu gampang. Emak-emak ngerti ekonomi. Kalau penghasilan nggak cukup rakyat susah, itu ekonomi," tuturnya.


(dtc)

Berita Terkait

Baca Juga