Dibangun Dengan Biaya Rp52 Miliar, Menhub Resmikan Pengoperasian Stasiun Nareh

Dibangun Dengan Biaya Rp52 Miliar Menhub Resmikan Pengoperasian Stasiun Nareh Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi (baju putih) didampingi Gubernur Sumbar dan Walikota Pariaman beserta unsur Forkompimda saat peresmian reaktivasi stasiun KA Nareh, Kota Pariaman, Jumat (22/3/2019). Foto Covesia/ Almurfi Syofyan

Covesia.com - Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi meresmikan Stasiun Kereta Api Nareh dan Pengoperasian Jalur Nareh - Pariaman, Jumat (22/3/2019).

Reaktivasi Stasiun KA Nareh merupakan reaktivasi stasiun yang kedua di Sumatera Barat setelah reaktivasi stasiun Kayutanam beberapa tahun silam.

"Reaktivasi stasiun Nareh ini mencapai biaya 52 Milyar dengan memakai biaya APBN," ujar Menteri Pehubungan, Budi Karya Sumadi, kepada awak media usai peresmian.

Kata dia, biaya Rp.52 milyar itu digunakan untuk pembangunan 11 jembatan yang 5 diantaranya merupakan jembatan rangka baja. Pengaktifan sistem persinyalan, pekerjaan track sepanjang 7 kilometer yang menggunakan bantalan beton.

"Hingga revitalisasi dan modernisasi bangunan stasiun Nareh ini," jelasnya.

Menurut Budi Karya Sumadi, KA Sibinuang yang melintasi stasiun Nareh akan terintegrasi dengan jadwal KA di Lembah Anai yang melintasi Stasiun Kayutanam.

"Nantinya KA Sibinuang ini akan berpapasan dengan KA Lembah Anai di stasiun Lubuk Alung. Dan tarif layanan KA Sibinuang ini ke Padang, tetap dengan harga 5 ribu," ulasnya.

Selain segmen Pariaman - Nareh, disambung Menteri, pihaknya ditahun 2019 ini, juga akan mereaktivasi jalur Padang - Pulau Air sepanjang 3 kilometer.

Kontributor Pariaman: Almurfi Syofyan

Berita Terkait

Baca Juga