BPBD Prakirakan Masih Ada Potensi Banjir Susulan di Jayapura

BPBD Prakirakan Masih Ada Potensi Banjir Susulan di Jayapura Evakuasi korban banjir bandang di Sentani, Kabupaten Jayapura, Minggu (17/3/2019) (Dok.Humas Polda Papua)

Covesia.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua memprakirakan masih akan ada potensi banjir susulan di Kabupaten Jayapura, karena langit di wilayah itu masih tertutup awan.

Kepala BPBD Provinsi Papua Welliam R. Manderi, di Jayapura, Minggu (17/3/2019), mengatakan hal ini dikarenakan puncak Gunung Cycloop yang berada di Kabupaten Jayapura masih tertutup awan tebal dan berpotensi hujan. 

"Jenis bencana yang terjadi di Kabupaten Jayapura ini termasuk kategori banjir bandang yang melanda Kelurahan Hinekombe, Dobonsolo dan Sentani Kota, selain itu juga Kampung Yahim serta Kehiran," katanya.

Menurut Welliam, saat ini banyak warga yang mengungsi karena tempat tinggalnya hancur diterjang banjir.

"Kerusakan fasilitasi pemerintah, permukiman, pendidikan dan rumah ibadah kini dalam proses 'assessment' Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jayapura," ujarnya.

Dia menjelaskan upaya penanganan telah dilakukan BPBD Kabupaten Jayapura, di mana BPBD Provinsi Papua mendukung dengan pendirian dapur umum lapangan, tenda pengungsi tiga unit, air bersih, toilet dan ambulans.

"Berdasarkan data kami, pengungsi di Kompleks BTN Bintang Timur tercatat 150 KK, Kompleks Gajah Mada 350 KK, Doyo 200 orang, Kemiri 200 orang dan panti jompo 23 orang, dengan kebutuhan mendesak yani tempat tinggal sementara, bahan makanan, pakaian, selimut, obat-obatan dan air bersih, " katanya lagi.

Sebelumnya, akibat dari intensitas hujan yang menguyur Kabupaten Jayapura dan sekitarnya mulai dari sore hari, Sabtu 16 Januari 2019 hingga pukul 23.30 WIT mengakibatkan banjir merendam perumahan warga di Kelurahan Hinekombe, Dobonsolo dan Sentani Kota, Kampung Yahim dan Kehiran.

Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sormin, Minggu (17/3) mengatakan, hingga hari ini korban bencana alam yang terjadi di Kota dan Kabupaten Jayapura meningkat mencapai 50 orang yang meninggal dunia. 

(ant/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga