50 Orang Meninggal Akibat Banjir Bandang dan Tanah Longsor di Jayapura

50 Orang Meninggal Akibat Banjir Bandang dan Tanah Longsor di Jayapura Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sormin seusai melihat pesawat yang rusak akibat terkena banjir di Doyo, Kabupaten Jayapura, Minggu (17/3). (Dok.Humas Polda Papua)

Covesia.com - Banjir bandang dan tanah longsor menerjang Kota dan Kabupaten Jayapura, Sabtu (16/3/2019) malam, mengakibatkan 50 orang meninggal dunia. 

Dari jumlah tersebut tercatat 38 jenazah korban banjir dari Sentani kini berada di RS Bhayangkara untuk dilakukan identifikasi dan lima jenazah lainnya di RS Youwari.

"Sedangkan sisanya yakni 7 jenazah merupakan korban tanah longsor yang terjadi di kawasan Ampera, Kota Jayapura. Identifikasi perlu dilakukan untuk memastikan identitas korban sebelum diserahkan ke keluarga, kata Irjen Pol Sormin di Jayapura, Minggu (17/3/2019).

Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sormin mengatakan korban banjir bandang yang melanda beberapa wilayah di Kabubaten Jayapura kemungkinan masih bertambah karena saat ini pencarian masih terus dilakukan.

“Anggota saat ini dikerahkan untuk membantu melakukan pencaharian korban banjir di Kabupaten Jayapura,” kata Irjen Pol Sormin yang mengaku sudah melihat langsung dampak banjir bandang di Sentani.

"Bahkan, dua pesawat yang terdiri dari satu helikopter dan pesawat berbadan kecil yang ada di hanggar milik perusahaan penerbangan missionaris Adventis mengalami kerusakan akibat banjir, kata Irjen Pol Martuani Sormin.

(ant/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga