Kanwil Kemenkumham Bantah Telah Terjadi Penyiksaan di Lapas Muaro Padang

Kanwil Kemenkumham Bantah Telah Terjadi Penyiksaan di Lapas Muaro Padang Kepala Divisi Permasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sumbar, Sunar Agus (Fadli MZ)

Covesia.com - Diduga telah terjadi penyiksaan dan pelanggaran HAM kepada narapidana. LBH Padang mendesak Kanwil Kemenkumham Sumatera Barat (Sumbar) untuk berbenah agar peristiwa serupa tidak terulang.

Kepala Divisi Permasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sumbar, Sunar Agus membantah, bahwa tidak terjadi penyiksaan terhadap narapidana di lapas Muaro klas II A Padang dan lapas klas II B Pariaman.

"Tidak ada penyiksaan terhadap napi, saya sudah lihat ke sana, dan dipastikan tidak ada penyiksaan," ujar Sunar Agus di Padang, Sabtu, (16/3/2019). 

Menurut Sunar Agus, sebetulnya hanya   beda persepsi antara pihaknya dengan LBH Padang terkait narapidana yang ditempatkan di lapas. Bahkan, pihaknya menginginkan agar narapidana betul-betul menjadi pribadi yang lebih baik setelah menyelesaikan masa hukumnya. 

"Hanya beda persepsi saja, insiden fisik bisa saja terjadi di dalam lapas. Kalau pun ada yang penting untuk berikutnya narapidana tersebut menjadi lebih baik kedepannya. Sama dengan proses body repair pada mobil, bisa saja pintu mobil tersebut dipotong namun hasilnya mobil mulus," sebutnya. 

Dikatakannya, hingga saat ini Kanwil Kemenkumham masih melakukan investigasi di lapas Muaro.

"Saya juga sudah turun ke sana (Lapas Muaro). Situasi dalam lapas sangat krodit, sedikit saja petugas lalai bisa berbahaya," ujarnya

"Doni Putra narapidana kasus narkoba ia teriak-teriak dan goyang pintu itu mempengaruhi narapidana lain untuk mengamuk, kalau petugas tidak turun atau membiarkannya apa yang akan terjadi," lanjutnya.

Terkait laporan keluarga Doni Putra (34) ke Mapolda Sumbar, menurut Sunar Agus itu hal yang wajar, bahkan ia tidak menghalangi pihak kepolisian untuk melakukan investigasi. 

"Sebetulnya Doni Putra (34) sebelumnya bebas bersyarat, tetapi ia tetap mengulangi perbuatan yang sama, makanya kita menginginkan ia lebih baik meskipun sebelumnya kita gagal," sebutnya.

(dil/adi)

Berita Terkait

Baca Juga