Integritas: Tantangan Terbesar Pencegahan Korupsi di Kementerian ialah Soal Integrasi Sistem

Integritas Tantangan Terbesar Pencegahan Korupsi di Kementerian ialah Soal Integrasi Sistem Logo Integritas

Covesia.com - Ketua KPK Agus Rahardjo sekaligus Koordinator Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan Korupsi mengakui bahwa sejumlah kegiatan pencegahan korupsi yang dilakukan oleh kementerian, lembaga dan pemerintah daerah belum terintegrasi sehingga hasilnya tidak maksimal.

Agus menyampaikan hal tersebut dalam acara "Penyerahan Dokumen Aksi Pencegahan Korupsi tahun 2019-2020" dan laporan "Pelaksanaan Strategi Nasional Pencegahan Korupsi tahun 2019" yang juga dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, beberapa hari yang lalu.

Menanggapi hal tersebut, Koordinator Integritas Padang, Arief Paderi mengatakan, apa yang disampaikan oleh KPK tersebut sudah betul dan mendukung terkait hal yang demikian.

“Dalam konteks kerja-kerja pencegahan tindak pidana korupsi (Tipikor) di Kementerian, Lembaga, dan Daerah tantangan terbesar itu memang soal integrasi sistem,” sebut Arief, kepada covesia.com, Jumat (15/3/2019).

Seperti contoh lainnya, kata Arief, misal soal sistem pengadaan dan keuangan. Keduanya sekarang juga belum terintegrasi.

“Kita bisa melihat, untuk hal ini ada ketidaksiapan Kementerian lembaga dan Daerah soal membangun sistem,” ungkapnya.

Lebih lanjut Arief mengungkapkan, yang paling sederhana yang selama ini mungkin publik berpikir sudah baik terkait integrasi sistem ini, namun aplikasi LAPOR sebagai complain handling mekanismenya itu juga bermasalah.

“Oleh sebab itu, kita yang berakvitas di isu open goverment sangat mendukung langkah Kementerian, Lembaga dan Daerah yang punya misi mewujudkan tata pemerintahan yang baik. Jadi saran kita, pemerintah kalau melakukan assesment bersama soal kebutuhan sistem yang relevan. Sehingga antara ketiga sektor kelembagaan itu bisa terintegrasi,” kata dia.

(don)


Berita Terkait

Baca Juga