Wali Kota Padang: D'Besto Berpeluang Tumbuhkan Usaha Baru di Padang

Wali Kota Padang DBesto Berpeluang Tumbuhkan Usaha Baru di Padang Mahyeldi Ansharullah saat menghadiri pembukaan Gebyar 5 Tahun d'Besto Sumatera Barat 2019 di Padang, Kamis (14/3/2019)(Foto: Fadil Mz)

Covesia.com - Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah memuji usaha makanan cepat saji d'Besto Chiken & Burger yang dirintis oleh suami istri jebolan IPB asal Kecamatan Guguk, Kabupaten limapuluh Kota. Pasalnya usaha tersebut mengurangi angka pengangguran.

"Ini sangat bagus, dua kali dalam setahun bisa menggelar job fair untuk penerimaan lapangan pekerjaan," ujar Mahyeldi Ansharullah saat menghadiri pembukaan Gebyar 5 Tahun d'BestO Sumatera Barat 2019 di Padang, Kamis (14/3/2019).

Menurutnya, saat ini jumlah angkatan kerja tidak sebanding dengan lowongan pekerjaan, dan berakibat kepada jumlah  angka pengangguran. 

"Hal ini terjadi di Kota dan jumlahnya cukup tinggi. Usaha Kecil dan Menengah (UKM) seperti d'Besto diharapkan bisa menjadi salah satu solusi", sebutnya.

Kedepannya dari usaha d'Besto tersebut, akan bermunculan usaha baru dan tentu saja juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena ini kuliner berbahan baku ayam, tentu peluang pendirian Rumah Potong Ayam (RPA) di Kota Padang bisa terwujud.

"Informasinya, kebutuhan ayam usaha d'Besto di Sumbar mencapai 40 ton per bulan dan selama ini ayam di datangkan dari Medan. Jika bisa di sini tentu kita akan mengupayakan mendirikan RPA dan tentu saja terjamin kehalalannya," bebernya.

Sementara itu pemilik d'Besto Chiken & Burger, Evalinda Amir bersama suaminya Setyajid mengatakan, bahwa usaha yang dirintisnya sejak 1994 telah mendapatkan sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Kedepannya, ia berharap untuk memenuhi kebutuhan ayam potong yang telah bersertifikasi halal bisa diperoleh secara langsung Sumbar. Pasalnya, untuk daerah Sumbar ia telah memiliki 27 outlet mitra d'Besto yang tersebar di beberapa daerah.

"Kita berharap nanti ada Rumah Potong Ayam bersertifikasi halal di Padang dan kita tidak perlu lagi ke Medan," sebutnya.

(dil)

Berita Terkait

Baca Juga