Polisi Terima Enam Pengaduan Ujaran Kebencian yang Ditujukan Kepada Caleg dan Parpol

Polisi Terima Enam Pengaduan Ujaran Kebencian yang Ditujukan Kepada Caleg dan Parpol Ilustrasi

Covesia.com - Dalam tiga bulan terakhir ini Polres Tanjungpinang telah menerima enam pengaduan terkait pencemaran nama baik hingga penyebaran meme yang dianggap fitnah di media sosial (medsos). 

Pencemaran nama baik yang disebar melalui medsos facebook itu, antara lain mulai ditujukan kepada oknum caleg, partai politik, anak Wali Kota Tanjungpinang, bahkan yang belakangan ditujukan kepada Gubernur Kepulauan Riau.  

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Efendri Ali mengatakan, terkait laporan ini pihaknya telah berupaya melakukan penyelidikan, namun penyidik masih kesulitan melakukan pengungkapan karena akun facebook yang digunakan palsu.

"Semua akun di facebook tersebut ternyata fake account (akun palsu)," ujar Efendri, di Tanjungpinang, Kamis (14/3/2019).

Efendri mengatakan, pihaknya telah menyurati Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI di Jakarta untuk menutup akun-akun tersebut, supaya tidak bisa dibuka lagi.

Menurutnya, ujaran kebencian oleh akun-akun palsu itu memiliki unsur kesengajaan.

"Akun-akun palsu ini bersifat sekali pakai sehingga tidak bisa dilacak," ungkapnya.

Kendati sudah menutup akun palsu yang dianggap penyebar fitnah dan pencemaran nama baik, ia mengaskan jika pihaknya masih melakukan penyelidikan.

"Kami harap warga tidak terlalu merespon jika menjumpai akun seperti itu," tuturnya.

(Ant/sea)

Berita Terkait

Baca Juga