Ratusan Kasus Kekerasan Seksual Anak Terjadi di Sumbar, MUI Padang: Akhlak dalam Keluarga Runtuh

Ratusan Kasus Kekerasan Seksual Anak Terjadi di Sumbar MUI Padang Akhlak dalam Keluarga Runtuh ilustrasi (foto:covesia)

Covesia.com - Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA) mencatat Provinsi Sumatera Barat masuk dalam zona merah kasus kekerasan seksual dengan korban anak-anak.

Terdapat 229 kasus kekerasan yang diterimana Komnas PA di tahun 2018, 52% didominasi kasus kejahatan seksual.

Baca juga: Sumbar Masuk Zona Merah Kekerasan Seksual Anak

Menanggapi hal tersebut, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) kota Padang, Prof. Duski Samad mengatakan telah runtuhnya akhlak dalam tatanan sebuah keluarga, sehingga ketahanan keluarga menjadi lemah.

"Runtuhnya akhlak bermula dari rusaknya rumah tangga, tingginya kasus perceraian di Sumbar dan Padang lebih tinggi berdampak terabaikannya perhatian pada anak," ujar Duski Samad kepada Covesia.com, Rabu (13/3/2019). 

"Anak korban dari pelecehan seksual karena lemahnya ketahanan keluarga dan rentannya lingkungan dalam menjaga moralitas kolektif," terang Guru Besar Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang itu.

Untuk mencegah dan memutus rantai dalam kasus tersebut, Duski menghimbau agar diperkuat ketahanan keluarga melalui agama, adat dan pendidikan.

"Perlunya diperkuat ketahanan keluarga melalui agama, adat dan pendidikan. Dalam hal ini, tentunya peran pemerintah sangat diperlukan bagaimana menciptakan suatu kondisi yang baik agar masyarakatnya berakhlak mulia yang diperlukan dalam mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak," tutup Duski Samad.

(dnq)

Baca juga: Cegah Kekerasan Seksual Terhadap Anak, DP3A Sumbar: Semua Elemen Harus Terlibat

Baca juga: Penjelasan Psikolog Terkait Penyebab Terjadinya Kasus Kekerasan Seksual

Berita Terkait

Baca Juga