Sumbar Masuk Zona Merah Kekerasan Seksual Anak

Sumbar Masuk Zona Merah Kekerasan Seksual Anak Ilustrasi- (pixbay)

Covesia.com- Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA) menyatakan bahwa wilayah Sumatera Barat (Sumbar) masuk pada zona merah atau darurat kasus kekerasan seksual anak.

"Sehingga tidaklah berlebihan jika Sumatera Barat dapat digolongkan berada pada zona merah atau darurat kekerasan seksual terhadap anak," jelas Ketua Umum Komnas PA, Arist Merdeka Sirait dalam keteranganya, Selasa (12/3/2019).

Menurut dia, hal ini berdasarkan data yang dikumpulkan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Sumbar dan LPA Kota Padang atas peristiwa kejahatan seksual di Sumatera Barat yang menunjukkan angka yang terus meningkat. 

"Dari 229 kasus pelanggaran yang dilaporkan ke Unit PPA  di tahun 2018 menunjukkan kasus pelanggaran hak anak 52% , didominasi kasus kejahatan seksual. Dari laporan itu, ditemukan  pelakunya  adalah orang terdekat korban dan sebarannya merata antara di desa dan di kota di Sumbar," kata dia.

Baca: Komnas Anak: Pelaku Kejahatan Seksual Anak di Sumbar Terancam 20 Tahun Penjara

Terkait hal ini, ia meminta pemerintah  segera mencanangkan atau mendeklarasikan gerakan bersama memutus mata rantai darurat kekerasan seksual terhadap Anak di Sumbar dengan melibatkan ulama, pegiat perlindungan anak, tokoh adat, masyarakat, perguruan tinggi serta pekerja media. 

"Pemerintahan  Sumbar dan anggota dewan harus berperan dan bertanggungjawab untuk melindungi anak," harap Arist.

(jon)


Berita Terkait

Baca Juga