Entaskan Kemiskinan, Alokasi Dana PKH di Pasaman Capai Rp19,4 Miliar

Entaskan Kemiskinan Alokasi Dana PKH di Pasaman Capai Rp194 Miliar Ilustrasi

Covesia.com - Program Keluarga Harapan (PKH) yang pada substansinya merupakan program perlindungan sosial yang memberikan bantuan uang tunai kepada Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) dengan syarat dapat memenuhi kewajiban terkait pendidikan dan kesehatan. 

PKH, bertujuan mengurangi beban RTSM dan diharapkan dapat memutus mata rantai kemiskinan antar-generasi, sehingga generasi berikutnya dapat keluar dari kemiskinan. 

PKH juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Millenium atau Millenium Development Goals (MDGs). Program ini dikenal sebagai Program Bantuan Tunai Bersyarat. Persyaratan tersebut berupa kehadiran di fasilitas pendidikan (anak usia sekolah) maupun kehadiran di fasilitas kesehatan (anak balita dan ibu hamil).

Di Kabupaten Pasaman, setidaknya 12.834 Kepala Keluarga (KK) masuk dalam penerima bantuan yang digulirkan pemerintah pusat tersebut. Sementara  alokasi dana pada 2018 mencapai Rp19,04 miliar.

Bupati Pasaman Yusuf Lubis beberapa waktu lalu mengungkapkan bantuan PKH tersebut telah membantu pengentasan kemiskinan di daerah itu.

"Bantuan PKH dari pemerintah pusat sangat membantu program pengenentasan kemiskinan di Pasaman. Kami berharap Presiden Jokowi tetap melanjutkan program ini ke depannya," ujarnya.

Dikatakan, Dengan PKH, tak ada lagi warga Pasaman yang menjerit karena kekurangan pangan. Dengan bantuan yang ada, secara tak langsung pemerintah pusat ikut membantu penguatan pangan secara merata di Pasaman.

"Sebenarnya, tanpa bantuan dan perhatian serius dari pemerintah pusat, pembangunan kesejahteraan masyarakat di daerah, termasuk Pasaman,  akan timpang," jelasnya.

(ila)

Berita Terkait

Baca Juga