Polda Sumbar Janji Akan Bayarkan Ganti Rugi Kasus Erik Alamsyah dan Faisal-Budri

Polda Sumbar Janji Akan Bayarkan Ganti Rugi Kasus Erik Alamsyah dan FaisalBudri Gedung Kepolisian Daerah Polda Sumbar (Foto: Covesia/ Primadoni)

Covesia.com - Hingga saat ini, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) belum menyerahkan uang ganti rugi terhadap keluarga korban kekerasan yang berujung kematian Faisal-Budri dan Erik Alamsyah yang sudah berkekuatan hukum tetap.

Kabidkum Polda Sumbar, Kombes Pol. Nina Febri Linda menuturkan, Polda tetap akan melaksanakan putusan ganti rugi kepada keluarga korban, namun tentu sesuai prosesnya.

"Ganti rugi tetap diserahkan, sama seperti kasus Iwan Mulyadi korban salah tembak yang dilakukan oleh oknum kepolisian di Pasaman Barat. Kita juga akan melakukan koordinasikan dengan penasehat hukum korban," ujar Kombes Pol. Nina Febri Linda saat dikonfirmasi, Kamis (14/2/2019).

Menurut Nina, jajaran Polda Sumbar telah melakukan beberapa upaya diantaranya menyurati pihak Polres terkait ganti rugi yang telah ditetapkan oleh pengadilan.

"Bidang Hukum Polda Sumbar sudah menyurati Polres setempat baik di Bukitinggi atau di Sijunjung. Hasil putusan eksekusi itu harus dilaksanakan, sekarang masih menunggu, tinggal eksekusi sama seperti Iwan Mulyadi kemarin itu masalah anggaran," sebutnya.

Sebelumnya, Keluarga korban Erik Alamsyah (19), korban kekerasan berujung kematian yang dilakukan oleh enam orang oknum Polres Kota Bukitinggi pada Maret 2012 lalu berharap pihak Polri segera membayarkan ganti rugi.

Pada 7 November 2013, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bukittinggi mengabulkan sebagian gugatan penggugat dengan putusan menghukum tergugat untuk membayar kepada Alamsyafudin, Ayah Erik Alamsyah, atas kerugian materiil dan immateriil sebesar Rp 100.700.000 (seratus juta tujuh ratus ribu rupiah).

Kemudian, karena tak puas dengan putusan tersebut, pihak kepolisian mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Padang, namun Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Padang memberikan putusan menguatkan putusan Pengadilan Negeri Bukittinggi sebelumnya. 

Pada 7 April 2015 Bahkan Mahkamah Agung (MA)  menolak permohonan kasasi yang diajukan Polri dengan alasan tidak dapat dibenarkan lantaran judex facti sudah dianggap tepat dan benar 

"Kami keluarga sangat berharap pihak Polri untuk segera penuhi putusan pengadilan," ujar ayah erik Alamsyah, Alamsyah Fuddin.

(dil)

Berita Terkait

Baca Juga