Praktisi Hukum: Polisi Jangan Lakukan Pembangkangan Terhadap Putusan Pengadilan

Praktisi Hukum Polisi Jangan Lakukan Pembangkangan Terhadap Putusan Pengadilan Vino Oktavia

Covesia.com - Praktisi Hukum Vino Oktavia mendesak institusi kepolisian terutama Kepolisian Daerah (Polda) Sumbar untuk melaksanakan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap dengan membayar ganti rugi kepada keluarga Erik Alamsyah dan Faisal-Budri. 

Menurut mantan Direktur LBH Padang itu, kepolisian sebagai institusi penegak hukum jangan melakukan pembangkangan terhadap putusan pengadilan yang sudah nyata berkekuatan hukum tetap.

Dia menegaskan, tidak ada alasan bagi institusi kepolisian untuk tidak membayarkan hak keluarga korban tindak kekerasan oknum polisi tersebut.

"Jangan sampai institusi kepolisian sebagai penegak hukum melakukan pembangkangan terhadap hukum dan putusan pengadilan, karena akan mencederai nama baik institusi kepolisian di mata masyarakat," tegas Vino kepada covesia.com, Senin (11/2/2019).

Dia menegaskan, seharusnya kepolisian tidak diskriminasi dalam menjalankan putusan pengadilan, seperti halnya terhadap korban salah tembak, Iwan Mulyadi, yang sudah dibayarkan beberapa waktu lalu.

"Hendaknya institusi kepolisian berlaku adil dan tidak diskriminasi dalam menjalan putusan pengadilan, melainkan harus bertindak sama dengan membayarkan ganti rugi kepada keluarga Erik dan Faisal-Budri, seperti yang telah dilakukan Polda Sumbar kepada keluarga Iwan Mulyadi," tukas Vino yang dulu bertindak sebagai kuasa hukum dalam kasus ini.

Baca: Ini Kata Polda Sumbar Soal Ganti Rugi Kasus Erik Alamsyah dan Faisal-Budri

(lif)

Berita Terkait

Baca Juga