LBH Minta Polri Tuntaskan Uang Ganti Rugi Korban Penganiyaan di Sumbar

LBH Minta Polri Tuntaskan Uang Ganti Rugi Korban Penganiyaan di Sumbar Kantor LBH Padang

Covesia.com - Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang Wendra Rona Putra meminta Kepolisian Republik Indonesia (Polri) segera menyerahkan uang ganti rugi kepada keluarga korban penganiyaan berujung kematian Faisal, Busri dan Erik Alamsyah.

Menurut Wendra, kasus Faisal dan Busri korban penganiayaan berujung kematian dilakukan oleh anggota Polisi di Kabupaten Sijunjung tahun 2011 silam. 

Hingga sekarang kejelasan uang ganti rugi terhadap korban belum jelas. 

"Sebenarnya putusan di tingkat kasasi sudah keluar tahun 2018, Mahkamah Agung menilai Polres Sijunjung harus bertanggung jawab dan putusan itu memerintahkan Polri untuk membayarkan uang ganti rugi immateril sebesar Rp 500 juta kepada keluarga korban," ujar Wendra Rona Putra saat dikonfirmasi covesia.com, Sabtu, (9/2/2019). 

Sementara itu, terkait kasus Erik Alamsyah, perkara sudah diputus tahun 2017 silam, kemudian peninjauan kembali (PK) yang diajukan oleh Polda Sumbar kepada Mahkamah Agung (MA) juga ditolak. 

"Kita mendorong agar Porli segera menyerahkan uang ganti rugi immateriil sebesar Rp 100.700.000 kepada keluarga korban. Ini yang harus kita dorong bersama-sama, bagaimana Polri bisa melakukan putusan tersebut," ulasnya.  

Menurutnya, di akhir tahun 2018 LBH Padang juga sudah mengajukan permohonan eksekusi ke Pengadilan Negeri (PN) Padang, saat ini sedang dalam proses dan dalam waktu dekat akan ada anmaning kepada Polda Sumbar untuk segera melaksanakan putusan tersebut. 

"LBH telah mengajukan permohonan eksekusi, baik di Pengadilan Negeri  Padang maupun di Pengadilan Negeri Bukitinggi. Harapannya proses ini tidak berlarut-larut. 30 Desember 2018 permohonan diserahkan, sekarang berkas masih di pengadilan negeri prosesnya menunggu disposisi ketua pengadilan," sebutnya.

"Kita ingat betul dalam kasus Iwan Mulyadi,  korban salah tembak anggota Polisi di Pasaman Barat, tahun 2018 uang ganti rugi terhadap korban telah diserahkan oleh Kapolda Sumbar. Tentunya untuk Faisal, Busri dan Erik Alamsyah tidak perlu sampai kepada Mabes Polri tanpa ada perdebatan," ujarnya.

(fdl/lif)

Berita Terkait

Baca Juga