Populasi Rinuak Meningkat, Ekonomi Masyarakat Tanjung Raya Agam Menggeliat

Populasi Rinuak Meningkat Ekonomi Masyarakat Tanjung Raya Agam Menggeliat Hewan endemik Danau Maninjau setelah di panen (Foto: Covesia/ Johan)

Covesia.com - Membaiknya kondisi Danau Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, membuat populasi hewan endemik meningkat. Salah satunya Rinuak, beberapa waktu terakhir hasil tangkapan para nelayan di selingkaran danau mulai memuaskan.

Salah seorang masyarakat Nagari Sungai Batang, Hamdi (29) mengungkapkan, sebagian masyarakat sudah mulai kembali Beraktifitas, sehingga ekonomi masyarakat mulai membaik.

"Saat ini masyarakat sudah mulai kembali menangkap rinuak ada yang untuk dikonsumsi maupun nantinya dijual kembali," ujarnya saat dikonfirmasi Covesia.com, Rabu (16/1/2019).

Meningkatnya populasi Rinuak tentunya berpengaruh kepada harga jual dipasaran,  saat ini Ikan Rinuak dijual para pedagang dengan harga Rp35 ribu/Kg, harga tersebut mengalami penurunan beberapa bulan lalu yaitunya, Rp80 Ribu.

"Kini rinuak sudah banyak, jadi harganya sudah turun," kata Zaini, salah seorang pedagang di Pasar Maninjau.

Disisi lain, Kepala Dinas Perikanan Dan Ketahanan Pangan, (DPKP) Agam, Ermanto menjelaskan, meningkatnya populasi rinuak merupakan buah kesabaran dari masyarakat di sekeliling danau maninjau.

"Komitmen bersama melestarikan Danau Maninjau sudah mulai di rasakan masyarakat, seiring waktu ikan endemik yang terancam punah mulai meningkat kembali, kondisi ini kita harapkan bisa menambah semangat masyarakat untuk mendukung program Save Maninjau," tegasnya.

(han/don)


Berita Terkait

Baca Juga