Total 31 Meninggal Dunia dan 2 Orang Hilang Akibat Longsor Sukabumi, Berikut Data Korban

Total 31 Meninggal  Dunia dan 2 Orang Hilang Akibat Longsor Sukabumi Berikut Data Korban Proses pencarian korban longsor (Foto: Covesia/ Primadoni)

Covesia.com - Badan NAsional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan total ada 31 orang meninggal dunia dan 2 lainnya hilang akibat longsor di Kampung Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Berdasarkan rilis yang diterima Covesia.com, Senin (7/1/2019) hingga Minggu (6/1/2019) pagi, dari 100 orang terdampak longsor, tim SAR gabungan telah menemukan 64 orang selamat, 31 orang meninggal dunia, 2 orang hilang dan masih dalam pencarian, dan 3 orang luka. 

Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dari 3 orang luka tersebut 1 orang luka berat masih dirawat di RS Pelabuhan Ratu dan 2 orang sudah diperbolehkan pulang.

31 korban meninggal dunia semuanya sudah berhasil teridentifikasi oleh petugas medis. Berikut data korban meninggal dunia yang sudah ditemukan dan diketahui identitasnya: 

Senin 31/12/2018:

  • Hendra (Lelaki).
  • Sasa (Perempuan).

Selasa 1/1/2019:

  • Ukri (L) 50 tahun.
  • Riska (P) 27 tahun.
  • Rita (P) 15 tahun.
  • Yanti (P) 38 tahun.
  • Ahudi (L) 60 tahun.
  • Suryani (P) 35 tahun.
  • Jumhadi (L) 47 tahun.
  • Yami (P) 26 tahun.

Rabu 2/1/2019:

  • Sukiman (L) 70 tahun.
  • Umih (P) 70 tahun.
  • Endu (L) 43 tahun.
  • Kamis 3/1/2019:
  • Mulyani (P) 60 tahun.
  • Madtuha (L) 50 tahun.
  • Andra Maulana (L) 8 tahun.
  • Adsa (L) 45 tahun.
  • Miah (P) 40 tahun.

Jumat 4/1/2019:

  • Nanih (P) 45 tahun.
  • Sugandi (L) 41 tahun.
  • Artemah (P) 85 tahun.
  • Ernawati (P) 14 tahun.

Sabtu 5/1/2019:

  • Ecih (P) 15 tahun.
  • Serly (P) 3 tahun.
  • Sukiat (L) 56 tahun.
  • Asep (L) 38 tahun.
  • Lina Wati (P) 13 tahun.
  • Suyeti (P) 20 tahun.
  • Adsih (P) 40 tahun.
  • Mirha (L) 60 tahun.
  • Armi (P) 45 tahun.

Tim SAR berupaya keras hari ini kedua korban berhasil ditemukan. Tim SAR gabungan yang dikoordinir Basarnas dibantu oleh TNI, Polri, BPBD, SKPD, PMI, Tagana, NGO, relawan dan masyarakat terus melakukan pencarian korban sejak kejadian longsor pada 31/12/2018 sore. Kondisi cuaca yang cerah sangat mendukung operasional di lapangan.

(utr)

Berita Terkait

Baca Juga