Jenazah 9 Karyawan PT Istaka Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Jenazah 9 Karyawan PT Istaka Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga Keluarga korban mendatangi Kodim 1702 Jayawijaya untuk mengetahui kondisi korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Wamena, Papua, Selasa (4/12/2018). Antara Foto/ Marius Frisson Yewun

Covesia.com - Jenazah sembilan karyawan PT Istaka Karya, korban pembunuhan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di Kabupaten Nduga, Jumat (7/12/2018), akhirnya diserahkan kepada keluarga untuk dibawa ke kampung halamannya masing-masing.

Penyerahan jenazah sembilan karyawan PT Istaka Karya itu dilakukan oleh Kapolda Papua, Irjen Polisi Martuani Sormin kepada Direktur Utama PT Istaka Karya bertempat di Hanggar Bandara Mozes Kilangin Timika.

Hadir dalam acara itu Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Wakapolri Komjen Polisi Ari Dono Sukmanto, Kepala Staf TNI AD Andika Perkasa dan sejumlah pejabat teras TNI/Polri.

Sebelumnya, Tim DVI Polda Papua dibantu Tim DVI Mabes Polri telah berhasil mengidentifikasi jenazah sembilan karyawan PT Istaka Karya itu.

Ketua Tim DVI Polda Papua Kombes Pol DR Ramon mengatakan yang terlibat dalam proses identifikasi jenazah para korban yaitu dokter forensik dan dokter gigi forensik.

Pada Kamis (6/12), Tim DVI menerima sembilan kantong jenazah.

"Dari sembilan kantong jenazah ini sampai tadi malam kami bisa selesaikan identifikasinya," kata Ramon.

Adapun identitas sembilan karyawan PT Istaka Karya tersebut yaitu;

  1. M Agung asal Gowa Sulawesi Selatan teridentifikasi berdasarkan sidik jari (primer) dan kesesuaian ciri-ciri fisik (sekunder).
  2. Jefri Simaremare asal Tebing Tinggi, Sumatera Utara teridentifikasi dari tanda-tanda fisik dan susunan gigi.
  3. Alipianus asal Toraja teridentifikasi dari sidik jari dan ciri-ciri fisik.
  4. Yoshapat asal Toraja teridentifikasi dari ciri fisik yang sesuai.
  5. M Faiz asal Makassar teridentifikasi dengan ciri-ciri fisik dan beberapa tato.
  6. Charlie
  7. dan Yusran asal Toraja juga dikenali dari sidik jari dan beberapa tanda fisik seperti tato.
  8. Aris Usi asal Toraja dikenali dari ciri-ciri fisik dan visual (dikenali oleh rekan kerjanya yang selamat saat pebembakan oleh KKB).
  9. Agustinus T asal Toraja teridentfikasi dengan sidik jari dan beberapa tanda fisik yang sesuai termasuk rumusan gigi.

Ramon mengatakan secara umum kekerasan yang dialami para korban yaitu luka tembak, kekerasan akibat benda tumpul dan benda tajam.

Bahkan tujuh jenazah diantaranya masih dalam kondisi tangannnya terikat ke belakang.

(ant/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga