TKN: Jangan Ragukan Keislaman Jokowi

TKN Jangan Ragukan Keislaman Jokowi Presiden Joko Widodo memberikan sambutan saat menghadiri pengajian Alquran dan Haul di Pondok Pesantren An Najah, Gondang, Sragen, Jawa Tengah, Sabtu (14/7/2018). (Antara Foto/ Aloysius Jarot Nugroho)

Covesia.com- Direktur Relawan Tim Kampamye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin, Maman Imanulhaq menegaskan masyarakat jangan meragukan keislaman Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi.

Maman melalui keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (6/12/2018) mengatakan Jokowi rajin shalat bahkan menjadi imam berjemaah, dan puasa Senin-Kamis.

"Ini semua amaliah khas pesantren yang dilakukan umat Islam di Indonesia," kata Maman.

Maman menyempatkan bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Al Hikamussalfiah Cipulus Wanayasa Purwakarta Jawa Barat.

Maman menuturkan Jokowi memegang teguh nilai kepesantrenan selama kepemimpinannya menjadi Walikota Solo, Gubernur DKI Jakarta, bahkan Presiden Indonesia.

Nilai kepesantrenan yang ditanamkan Jokowi seperti sikap sederhana, rendah hati, sabar, dan kerja keras.

Diungkapkan Maman, Jokowi berkomitmen memperjuangkan kepentingan Umat Islam terutama kaum santri dan pondok pesantren, contohnya penetapan Hari Santri Nasional, mendirikan 40 bank wakaf mikro, dan mendorong kerjasama organisasi kemasyarakatan Islam dengan perusahaan besar.

Politisi PKB itu meyakinkan pasangan nomor urut 01 Jokowi-Maruf Amin akan terus memperjuangkan nilai Islam sebagai spirit transformasi dan perdamaian pada semua bidang terutama pendidikan, dakwah, ekonomi, dan kesehatan.

Sesepuh Pondok Pesantren Al Hikamussalfiah, KH Adang Badruddin mengajak santri bergerak dan mendukung Jokowi-Maruf Amin demi kemaslahatan umat dan kemajuan rakyat Indonesia.

Sementara itu, Ketua PCNU Karawang, KH Ahmad Ruhyat Hasby mengajak seluruh santri untuk "door to door" mengkampanyekan Jokowi-Maruf, serta menangkal "hoaks", fitnah, dan adu domba.

Pilpres 2019 diikuti dua pasangan calon presiden, yaitu nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno

(ant/jon)

 

Berita Terkait

Baca Juga