Terjadi Kontak Senjata Antara KKSB dengan TNI Saat Proses Evakuasi Jenazah

Terjadi Kontak Senjata Antara KKSB dengan TNI Saat Proses Evakuasi Jenazah Prajurit TNI bersiap menaiki helikopter menuju Nduga di Wamena, Papua, Rabu (5/12/2018). Aparat gabungan terus berusaha mengatasi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang diduga telah menewaskan 31 karyawan PT Istika Karya (Foto: Antara)

Covesia.com - Kepala Penerangan Kodam XVII/Cendrawasih, Kolonel Infantri Muhammad Aidi, mengatakan, Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) pimpinan Egianus Kogoya masih mengganggu proses evakuasi 16 jenazah yang telah ditemukan aparat gabungan TNI dan polisi, di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga.

Ia mengatakan, menurut laporan, pada pukul 12.30 WIT terjadi kontak tembak antara KKB dengan personel gabungan TNI dan polisi di Mbua. "Sekarang masih berlangsung proses evakuasi, tapi pada 12.30 WIT saya dapat laporan bahwa masih terjadi kontak tembak sehingga proses evakuasi masih terhambat," ujar Aidi dikutip Antara, Kamis (06/12/2018).

Ia mengatakan, delapan jenazah belum bisa dievakuasi ke Timika yang sebelumnya dievakuasi melalui jalur darat dari puncak Bukit Kabo ke Mbua.

Proses evakuasi korban selamat maupun meninggal dunia oleh TNI dan polisi menggunakan helikopter TNI AD langsung dari Mbua ke Timika.

Evakuasi pertama dilakukan sekitar pukul 10.50 WIT yang berhasil mengevakuasi delapan korban selamat. Evakuasi pada penerbangan kedua sekitar pukul 11.40 WIT yang berhasil mengevakuasi sebanyak delapan jenazah yang belum diidentifikasi.

 (ant/dnq)

Baca juga: Jenazah Prajurit TNI Korban Penyerangan KKSB Tiba di Timika

Berita Terkait

Baca Juga