November 2018 Harga Gabah Naik, Tanah Datar Paling Tinggi

November 2018 Harga Gabah Naik Tanah Datar Paling Tinggi Kepala BPS Sumbar, Sukardi. Foto: Fadil MZ

Covesia.com - Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar mencatat, harga gabah kualitas Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani mengalami peningkatan sebesar 3,18 persen. Harga gabah tertinggi berasal dari GKP Kabupaten Tanah Datar.

Kepala BPS Sumbar, Sukardi mengatakan, rata-rata harga kualitas GPK di tingkat petani Rp6.200,02 per kilogram dan mengalami kenaikan sebesar 3,18 persen dibandingkan dengan harga bulan Oktober sebesar Rp6.008,77 per kilogram.

"BPS melakukan survei harga produsen gabah yang berasal dari beberapa daerah seperti, Pesisir Selatan, Solok, Padang Pariaman, Agam, Tanah Datar, Limapuluh Kota dan Pasaman," ujar Sukardi di Padang, Senin (3/12/2018). 

Dari survei tersebut, menurutnya, harga gabah yang tertinggi adalah kualitas GKP IR-42 sebesar Rp7.600 per kilogram yang berasal dari Kabupaten Tanah Datar.

"Harga gabah di daerah Tanah Datar menang mengalami kenaikan lantaran disebabkan oleh hama tikus yang menyerang lahan pertanian masyarakat. Sehingga produksi menjadi sedikit, dan menjadi naik," ujar Sukardi.

Sementara harga gabah kualitas GKP terendah pada November 2018 dikalangan petani dijumpai di Kabupaten Pasaman, yaitu Gabah jenis Cisokan senilai Rp4.500 rupiah per Kg.

"Jika di Tanah Datar minim produksi. Sementara di Kabupaten Pasaman over produksi. Selain itu, di tingkat pengilingan juga mengalami kenaikan sebesar 2,99 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya," ujarnya.

(dil/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga