Mobil Sejuta Umat, Perlukah Toyota Lahirkan Generasi Baru Avanza?

Mobil Sejuta Umat Perlukah Toyota Lahirkan Generasi Baru Avanza Toyota Avanza

Covesia.com - Toyota Avanza memang diakui sebagai mobil terlaris di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan penjualan tiap bulannya yang rata-rata mencapai 6.500 unit. Angka ini jauh melampaui penjualan rata-rata mobil lain.

Bahkan tercatat, hampir 2 juta unit Avanza sudah dijual Toyota sejak kemunculannya pada 2003. Kala itu, Avanza dianggap sebagai pelopor baru dalam kendaraan kelas low Multi Purpose Vehicle (LMPV).

Baca: Menilik Kiprah ''Avanzato'' Sebagai Mobil Sejuta Umat

Avanza dianggap ideal sebagai kendaraan keluarga dan dibuktikan dengan penjualan yang tinggi. Terus mendominasi, pabrikan mobil lain lantas tidak tinggal diam. Mereka coba menggoyahkan digdaya Avanza dengan meluncurkan mobil baru.

Sebut saja ada Nissan Grand Livina yang lahir 2007, Suzuki Ertiga pada 2012 dan Honda Mobilio meluncur 2014. Kelahiran pesaing memang mengganggu pasar Avanza, namun tetap, yang terlaris masih Avanza. Hingga akhirnya di tahun 2017 Toyota Avanza mendapat pesaing berat dari dua pabrikan berbeda, yakni Wuling dan Mitsubishi.

Pabrikan pertama, Wuling, langsung menggebrak pasar otomotif tanah air dengan produk perdananya, Confero. Mobil keluarga ini hadir dengan fitur yang tidak dapat dipandang sebelah mata, seperti sensor parkir, rem ABS, EBD, ISOFIX, SRS Airbag, Selt Belt, Spion Elektrik dan Adjustable Projector Headlight.

Yang menariknya, Wuling Confero memiliki fitur yang tidak dimiliki produk serupa, yaitu Tire Pressure Monitoring System dan jok Captain Seat dan dipasarkan dengan harga terjangkau, mulai Rp 150 jutaan.

Dan ini dia, pesaing terberat Toyota Avanza, Mitsubishi Xpander. Bagaimana tidak, mobil yang diluncurkan 2017 lalu ini memiliki daya pikat yang kuat, baik dari segi desain, mesin maupun fitur.

dikutip covesia.com dari laman Rajamobil, Mitsubishi Xpander hadir dengan tampilan yang lebih segar dibanding Avanza. Ditambah, teknologi dan fitur yang ada di mobil ini juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Fitur tersebut seperti Active Stability Control (ASC), Hill Start Assist (HSA), RISE (Reinforced Impact Safety Evolution) body, rem ABS, Pedestrian Protection, dual SRS airbag, Emergency Stop Signal (ESS), tilt dan teleskopik, dan keyless operating system

Nilai lebih Mitsubishi Xpander yaitu mesin yang digunakan. Mobil ini menggendong mesin MIVEC 1,5 liter DOHC 16 katup yang bisa meletupkan daya 77 KW pada 6.000 rpm dan torsi 141 Nm pada 4.000 rpm.

Sedangkan untuk transmisi yang tersedia yaitu manual 5 percepatan dan transmisi otomatis 4 percepatan. Dengan fitur dan teknologi yang ada, wajar bila daya beli masyarakat Indonesia pada mobil ini cukup tinggi.

Ini dibuktikan dengan inden atau daftar tunggu pembeli Mitsubishi Xpander yang mencapai berbulan-bulan. Bahkan bila dilihat dari data Gaikindo, dominasi sebagai mobil terlaris milik Avanza berhasil dikalahkan oleh Mitsubishi Xpander dalam beberapa bulan terakhir.

Hingga pada Oktober lalu, penjualan Toyota Avanza mampu kembali ke jalur yang benar dengan total penjualan mencapai 9.519 melampaui Xpander yang hanya 5.408 unit. Sedangkan secara total, seluruh unit Toyota Avanza sudah terjual 67.940 unit sejak awal tahun. Dan untuk Xpander, terjual 66.125 unit sepanjang tahun ini.

Melihat persaingan yang ketat, menurut kami sudah waktunya Toyota melakukan perubahan pada Avanza. Mobil ini perlu dirubah baik dari segi desain, fitur, teknologi serta mesin yang digunakan. Karena kalau tidak, bukan tidak mungkin titel Avanza sebagai mobil terlaris mampu direbut oleh para kompetitornya.

(sea)

Berita Terkait

Baca Juga