Bayi Berumur 8 Bulan di Sangihe Positif HIV/AIDS Terbaring di RS Kandou

Bayi Berumur 8 Bulan di Sangihe Positif HIVAIDS Terbaring di RS Kandou Mawar, bayi berusia 8 bulan pengidap HIV terbaring di RS Kandou Sulut (dok.Komnas PA)

Covesia.com - Bayi berumur 8 bulan Mawar (bukan nama sebenarnya) harus terbaring di Rumah Sakit Kandou Sulawesi Utara akibat menderita kurang gizi dan terinfeksi virus HIV/AIDS dari orangtuanya.

Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait menyatakan, bertepatan dengan hari AIDS sedunia (1/12), Mawar yang merupakan warga salah satu Desa di Sangihe Sulawesi Utara (Sulut) harus mendapatkan perawatan di rumah sakit akibat kurang gizi dan terinfeksi virus HIV/AIDS. 

Arist menyebut, dua minggu lalu telah melakukan kunjungan dan melihat langsung kondisi Mawar dan keluarganya di Desa Takalo, Sangihe Sulut. 

"Akibat dari jeratan kemiskinan, Mawar yang lahir dari pasang muda suami istri,  sudah 8 bulan lamanya menderita positif virus HIV/AIDS dan tidak mendapat penanganan kesehatan yang memadai," kata Arist dalam keteranganya kepada Covesia.com, Sabtu (1/12/2018).

Arist mengaku sudah merekomendasikan ke pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe agar Mawar dan keluarganya mendapatkan perhatian dan bantuan perawatan kesehatan.

"Namun karena keterbatasan anggaran pemerintah dan faktor kemiskinan dari keluarga, kondisi  Mawar terus dari hari ke hari terus menurun disamping kekurangan gizi," jelas dia.

Melihat kondisi ini, Arist meminta agar warga masyarakat, alim ulama, tokoh gereja, pengusaha dan mahasiswa untuk berkenan memberikan dukungan dan bantuan kepada Mawar.

Menurutnya, bantuan berupa susu, pempers, minyak kayu putih/minyak telon,  biskuit dan baju anak bisa langsung diserahkan ke pihak keluarga yang saat ini berada di RS Kandou.

(jon)

Berita Terkait

Baca Juga