12 Jam Diperiksa KPK, Bupati Pakpak Bharat Keluar dengan Mengenakan Rompi Orange

12 Jam Diperiksa KPK Bupati Pakpak Bharat Keluar dengan Mengenakan Rompi Orange Bupati Pakpak Bharat, Remigo Yolanda Berutu

Covesia.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Minggu (18/11/2018) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, tim KPK menangkap Bupati Pakpak Bharat, Sumatera Utara (Sumut), Remigo Yolanda Berutu.

Baca: KPK Tangkap Tangan Bupati Pakpak Bharat Sumut Terkait Suap Proyek PUPR

Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu (RYB) diperiksa KPK kurang lebih selama 12 jam setelah tiba di Jakarta pukul 14.30 WIB.

Dikutip covesia.com dari laman detikcom, Senin (19/11/2018),  di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Remigo keluar KPK mengenakan rompi oranye pada pukul 02.53 WIB. Remigo keluar dengan raut wajah lemas.

Remigo bungkam saat dicecar beberapa pertanyaan oleh awak media. Dia hanya terdiam lalu menutupi wajahnya setelah masuk ke dalam mobil tahanan KPK.

Menyusul, giliran Plt Kadis PUPR Pemkab Pakpak Bharat David Anderson Karosekali (DAK) yang keluar KPK pukul 03.24 WIB. David juga mengenakan rompi oranye. 

Tak ada satu pernyataan yang keluar dari David. Di dalam mobil tahanan KPK, David hanya duduk terdiam.

Pihak swasta Hendriko Sembiring (HSE) yang sudah ditetapkan KPK sebagai tersangka juga sudah diperiksa KPK. Hendriko keluar lebih dulu. Dia diantar ke mobil tahanan KPK pukul 02.35 WIB.

Sebelumnya, ada 5 orang yang diamankan KPK selain Remigo yakni, Hendriko Sembiring (HSE), Syekhani (S), Jufri Mark Bonardo Simanjuntak (JBS), dan Reza Pahlevi (RP).

Berita Terkait

Baca Juga