Video Siswa Bully Guru Viral, Kepsek: Bukan Pemukulan, Murni Guyonan Siswa

Video Siswa Bully Guru Viral Kepsek  Bukan Pemukulan Murni Guyonan Siswa

Covesia.com - Kepala Sekolah SMK NU 03 KALIWUNGU Kendal, Muhaidin, membantah telah terjadi pemukulan dan pengeroyokan terhadap salah seorang guru oleh sekelompok siswa di lembaga yang dipimpinnya. 

Sebelumnya, sebuah video berdurasi 0.24 menit yang menayangkan aksi sekumpulan siswa sedang membully seorang pria yang diduga sebagai guru, viral di media sosial facebook.  Aksi siswa, yang dalam keterangan disebut berasal dari SMK NU 03 KALIWUNGU, dinilai benar-benar keterlaluan dan menuai kecaman dari netizen.

Melalui surat pernyataan yang diterbitkan Minggu (11/11/2018) yang salinannya diterima covesia.com, disebutkan peristiwa itu murni guyonan anak (siswa-red). Disebutkan, peristiwa itu terjadi pada Kamis 8 November 2018 di kelas X TKR sekitar pukul 13.00 WIB. Guru yang berada dalam video bernama Joko Susilo, S.Pd.

Diceritakan, kejadian berawal saat menjelang akhir jam pelajaran, siswa di kelas tersebut ramai bercanda, saling lempar kertas dan ada yang megenai pak Joko. Pak joko meminta anak-anak untuk mengaku siapa yang melempar kertas tersebut.

Saat itu tidak ada siswa yang mengaku. Sebagian siswa justru maju ke depan kelas untuk mengajak pak Joko bercanda dengan harapan agar tidak marah. Pak Joko sendiri, menurut pernyataan tersebut, dikenal sebagai guru yang suka bercanda dengan siswa.

"Tindakan tersebut ditanggapi reaktif oleh pak Joko dengan melakukan gerakan seperti orang yang akan berkelahi sehingga siswa semakin mendekati pak Joko sambil tertawa dan menyentuh-nyentuh bagian tubuh pak Joko. Bagian inilah yang kemudian berkesan seolah-olah telah terjadi tindakan pemukulan dan pengeroyokan," jelas pernyataan tersebut.

Dijelaskan juga, tentang video yang beredar awalnya direkam oleh salah seorang siswa yang kemudian memasangnya di story WA selama satu menit dan dihapus. Tak dinyana, akhirnya video tersebut menyebar luas dan diviralkan pihak lain.

"Kami menyadari bahwa guyonan tersebut melampaui batas wajar, dan oleh pihak sekolah sudah melakukan penanganan terhadap semua anak yang terlibat dalam video tersebut," jelas Muhaidin.

Berikut Surat Pernyataan lengkap yang dikeluarkan oleh Kepala Sekolah SMK NU 03 KALIWUNGU, yang diperoleh covesia.com, Minggu (11/11/2018).



(Sea)



Berita Terkait

Baca Juga