Memiliki Nenek Moyang Pejuang, GPPKP Berharap Dibuatkan Tugu Pahlawan

Memiliki Nenek Moyang Pejuang GPPKP Berharap Dibuatkan Tugu Pahlawan Pahlawan asal Palembayan A K Gani dan Abdul Rivai (Foto: Wikipedia)

Covesia.com - Mengenang jasa para pahlawan, Gerakan Pemuda Peduli Kecamatan Palembayan (GPPKP), kabupaten Agam, provinsi Sumatera Barat, meminta dibuatkan tugu pahlawan Adnan Kapau Gani (A.K Gani) dan Dr Abdul Rivai.

Hal itu dituturkan Ketua GPPKP, Rusman Hakim saat berbincang-bincang dengan Covesia, 2 tokoh asal kecamatan Palembayan itu juga memiliki andil dalam memperjuangkan kemerdekaan, akan tetapi,  karena tidak adanya monumen atau peninggalan sejarah, membuat generasi muda Palembayan tidak banyak tau bahwa ada nenek moyang mereka yang perkasa ikut berjuang kemerdekaan di kancah nasional.

"Generasi muda palembayan harus bangga karena 2 orang nenek moyang mereka ikut berjuang merebut kemerdekaan," ujarnya.

Dalam catatan sejarahnya, Mayjen TNI (Purn) A.K Gani lahir di Palembayan, Agam, pada tanggal 16 September 1905 dan meninggal di Palembang, Sumatera Selatan pada 23 Desember 1968. 

Didunia militer, Ia terkenal sebagai ahli dalam menyusup, tidak hanya itu, AK Gani juga seorang ahli kesehatan dan  politisi, beliau pernah menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri pada Kabinet Amir Sjarifuddin dan Kabinet Amir Sjarifuddin II, pada masa awal kemerdekaan.

Tidak ketinggalan juga, Palembayan juga memiliki Abdul Rivai, Ia lahir di Palembayan, Agam, 13 Agustus 1871 dan meninggal di Bandung, Jawa Barat, 16 Oktober 1937. Ia adalah seorang ahli kesehatan pada masa penjajahan belanda. 

Selain itu Abdul Rivai merupakan orang Indonesia pertama yang menerbitkan surat kabar berbahasa Melayu dari Eropa dan dianugerahi gelar sebagai Perintis Pers Indonesia pada tahun 1974 oleh Pemerintah Indonesia.

Dijelaskan Rusman Hakim, sampai saat ini  belum ada dibangun monumen ataupun rumah pejuang mereka, dan masih sebatas wacana namun hingga sekarang belum ada kepastian kapan akan direalisasikan. "Kita berharap 2 pahlawan itu memiliki peninggalan sejarah yang bisa dikenang oleh anak cucu mereka," harapnya.

(han)

Berita Terkait

Baca Juga