Empat Jenazah Korban JT 610 Teridentifikasi Dijemput Keluarga

Empat Jenazah Korban JT 610 Teridentifikasi Dijemput Keluarga Keluarga korban doa bersama dan tabur bunga di lokasi jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Selasa (6/11). Antara Foto/ Dhemas Reviyanto

Covesia.com - Empat jenazah teridentifikasi korban Lion Air JT 610 dijemput oleh pihak keluarga di Rumah Sakit Polri Said Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (7/11/2018) pagi.

"Ada empat jenazah yang diambil pagi ini, yakni Nurul Dyah Ayu, Ubaidillah, dr.Ibnu Fajar Riyadi, dan Matth Bongkal," ujar Kabag Pensat Divisi Humas Polri, Kombes Yusri Yunus, di Jakarta, Rabu.

Jenazah atas nama Nurul Dyah Ayu diberangkatkan ke Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Ubaidillah ke Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta Pusat, dr.Ibnu Fajar Riyadi ke Sukmajaya, Depok, Jawa Barat.

Matthew Darryl Bongkal diberangkatkan ke Rumah Duka Atmajaya, Pluit, Jakarta Utara beralamat di Villa Permata GD blok A5 no.19, Tugu Selatan, Jakarta Utara.

Sebelumnya, 17 identitas korban jatuhnya pesawat Lion Air yang telah teridentifikasi Selasa (6/11) malam adalah: 

  1. Wahyu Alldillah, laki-laki, 32 tahun, melalui sidik jari
  2. Ubaidillah Salabih, laki-laki, 55 tahun, melalui sidik jari
  3. Imam Riyanto, laki-laki, 44 tahun, melalui sidik jari
  4. Mawar Saryati, perempuan , 39 tahun, melalui sidik jari 
  5. Tesa Kausar, laki-laki, 37 tahun, melalui sidik jari
  6. Cosarianda Sahap, ´┐Żlaki-laki, 39 tahun, melalui DNA
  7. Doni, laki-laki, 45 tahun, melalui DNA
  8. Daniel Suharja Wijaya, laki-laki, 30 tahun, melalui DNA
  9. Herjuna Darpito, laki-laki, 47 tahun, melalui DNA
  10. Nurul Diah Ayu, perempuan, 54 tahun, melalui DNA
  11. Paul Ferdinand, laki-laki, 43 tahun, melalui DNA
  12. Rabagus Noerwito, laki-laki, 26 tahun, melalui DNA
  13. Martono, laku-laki, 35 tahun, melalui DNA
  14. Aryawan Komardi, laki-laki, 37 tahun, melalui DNA
  15. Dokter Ibnu Fajar Riyadi, spesialis penyakit dalam, laki-laki, 33 tahun, melalui DNA
  16. Matthew Darryl Bongkal, laki-laki, 13 tahun, melalui DNA
  17. Max Stanley, laki-laki 31 tahun, melalui DNA.

Total ada 185 kantong jenazah, 23 kantong properti, dan 44 jenazah teridentifikasi.

(ant/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga