PBHI Apresiasi Iktikad Baik Polri Tunaikan Hak Iwan Mulyadi

PBHI Apresiasi Iktikad Baik Polri Tunaikan Hak Iwan Mulyadi Foto: PBHI

Covesia.com - Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) Sumatera Barat, mengapresiasi langkah Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Sumbar, Irjen Pol Fakhrizal yang membayarkan ganti rugi (Immateril) korban salah tembak Iwan Mulyadi warga Kinali-Pasaman Barat, lebih cepat dari waktu yang direncanakan.

"Kita sangat mengapresiasi pihak Polda Sumbar yang sudah lebih cepat membayarkan ganti rugi (Immateril) kepada Iwan Mulyadi dari yang direncanakan bulan Desember 2018 mendatang," terang Ketua PBHI Sumbar, Wengki Purwanto selaku tim kuasa hukum Iwan Mulyadi kepada Covesia.com, Selasa (06/11/2018).

Menurut Wengki, pembayaran uang ganti rugi itu langsung diserahkan Kapolda Sumbar, Irjen Pol Fakhrizal yang didampingi oleh Kapolres Pasaman Barat, AKBP Iman Pribadi Santoso di Polda Sumbar sekitar pukul 10.00 WIB, Selasa (6/11) pagi.

"Kemarin Senin (06/11) kami juga diundang oleh Polda selaku kuasa hukum Iwan terkait rencana pembayaran uang ganti rugi tersebut yang direncanakan bulan Desember 2018 nanti. Namun ternyata lebih cepat dari yang direncanakan. Tadi Kapolda mengatakan bahwa hak Iwan ini harus segera ditunaikan. Meskipun secara administrasinya nanti tetap diselesaikan dalam beberapa hari ke depan," kata Wengki.

Lebih lanjut kata Wengki, iktikad baik merupakan kunci utama cepatnya penyelesaian ganti rugi korban salah tembak Iwan Mulyadi tersebut. Sebab kata Wengki, secara hukum tidak ada alasan bagi Polri untuk tidak membayarkan maupun menunda hak Iwan.

"Polri hari ini sudah menunjukkan iktikad baik, sebagai lembaga penegak hukum. Ke depan ini tentu yang mesti dicontoh oleh pihak lainnya maupun dengan kasus yang serupa tetapi belum ditunaikan. Karena hari ini Kapolda Sumbar sudah membuktikan bahwa tidak selamanya administrasi menjadi penyebab kebuntuan dari berbagai persoalan di tubuh Polri," tuturnya.

Wengki juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut membantu Iwan untuk mendapatkan haknya sebesar Rp300 juta dari pihak kepolisian.

"Sebenarnya kami dari PBHI, ini merupakan perjuangan panggilan hati agar Iwan mendapatkan haknya. Ternyata niat baik ini yang kami mulai sejak tahun 2006 sampai hari ini mendapat support dari berbagai pihak dan kalangan," tutupnya.

Baca juga: Final, Polisi Bayar Hak Iwan Mulyadi Rp300 Juta

(eri/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga