Dorong Anaknya Jadi Pimpinan DPR, Boni Hargens: Amien Rais Diduga Jeremuskan Taufik ke KPK

Dorong Anaknya Jadi Pimpinan DPR Boni Hargens Amien Rais Diduga Jeremuskan Taufik ke KPK Amien Rais. (antara)

Covesia.com- Pengamat Politik Boni Hargens menduga kuat ada skenario dari Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais menjeremuskan Wakil Ketua Taufik Kurniawan ke KPK untuk meloloskan anaknya, Ahmad Hanafi Rais menjadi pimpinan DPR.

Menurut Boni, persepsi ini akan sulit dihindari jika Amies Rais terus mendorong Hanafi Rais menjadi pimpinan DPR. "Patut diduga Amien Rais sengaja menjerumuskan Taufik Kurniawan untuk meloloskan anaknya jadi pimpinan DPR. Persepsi ini akan sulit dihindar kalau Amien terus berambisi mendorong anaknya menjadi pimpinan DPR," ujar Boni dalam keteranganya kepada Covesia.com, Senin (5/11/2018).

Tak hanya itu, kata Boni, Amien akan dianggap otoriter dan dominan jika menentukan secara sepihak pengganti Taufik. Bahkan, menurut dia, PAN akan dituduh sebagai partai keluarga sebagaimana pernah dituduhkan  kepada Partai Demokrat.

"Akibat tuduhan tersebut, suara Demokrat anjlok di pemilu 2014. PAN bisa mengalami hal sama kalau Amien tetap berambisi mendorong anaknya menjadi pengganti Taufik," tutur dia.

Boni mendorong agar pengganti Taufik diputuskan melalui mekanisme demokratis internal partai. Dia berharap PAN harus mempraktikan demokrasi mulai dari internalnya.

"Zulkifli sebagai ketua umum harus mengundang rapat untuk menjaring pendapat para fungsionaris partai. Siapa yang disepakati melalui mekanisme demokratis partai, dialah menjadi pengganti Taufik. Bukan ditentukan sepihak oleh Amien Rais," pungkas dia.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menahan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Taufik Kurniawan sebagai tersangka kasus korupsi dana alokasi khusus (DAK) fisik Kabupaten Kebumen dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2016.

Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais juga sebelumnya sempat mendatangi gedung KPK untuk bertemu Ketua KPK Agus Rahardjo. Amien mendatangi KPK karena tak terima anak buanya dicekal komisi antirasuah itu. Amien mengingatkan bahwa Agus Rahardjo perlu hati-hati dan tidak tebang pilih dalam penanganan kasus.

(jon)

 

 

Berita Terkait

Baca Juga