Pemimpin Dunia Akan Peringati 100 Tahun Berakhirnya Perang Dunia I di Prancis

Pemimpin Dunia Akan Peringati 100 Tahun Berakhirnya Perang Dunia I di Prancis Ilustrasi (pixabay)

Covesia.com - Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Minggu (04/11) memulai acara peringatan 100 tahun berakhirnya Perang Dunia I selama satu pekan, yang bertujuan guna mengenang masa lalu dan peringatan untuk masa kini tentang meningkatnya gelombang nasionalisme di seluruh dunia saat ini.

Sekitar 70 hingga 80 pemimpin dunia termasuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin sedang bersiap untuk terbang ke ibu kota Prancis akhir pekan mendatang demi upacara yang menandai satu abad sejak perang tersebut berakhir.

Pada Minggu, Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier bergabung dengan Macron di kota perbatasan Strasbourg untuk menghadiri sebuah konser di Katedral Gothic kota itu, dalam acara perayaan persahabatan antara dua negara bekas musuh di masa perang itu, Perancis dan Jerman.

Macron (40), selanjutnya akan memulai tur selama sepekan saat dia akan mendatangi daerah-daerah yang dilanda perang di Prancis utara dan timur serta menghadiri upacara-upacara individu dengan para pemimpin Jerman, Inggris dan Mali.

Presiden Prancis itu diharapkan memanfaatkan acara tersebut untuk menyerukan menentang nasionalisme, setelah baru-baru dia memperingatkan bahwa dunia berisiko melupakan pelajaran dari konflik besar pada abad ke-20 tersebut.

"Saya dikejutkan oleh kesamaan antara waktu kita sekarang dan dua perang dunia," katanya kepada surat kabar Prancis pekan lalu, sambil menambahkan bahwa nasionalisme seperti "kusta" yang menyebar ke seluruh dunia.

Trump, yang dengan kebijakan "Mengutamakan Amerika," akan menjadi salah satu pemimpin yang berkumpul dalam upacara utama di Arc de Triomphe di Paris pada 11 November, 100 tahun sejak Perang Dunia I berakhir. (ant/adi)

Berita Terkait

Baca Juga