Penyelam Basarnas Meninggal Dunia Saat Evakuasi Korban Lion Air di Laut Karawang

Penyelam Basarnas Meninggal Dunia Saat Evakuasi Korban Lion Air di Laut Karawang Kepala Basarnas M Syaugi di Posko JICT 2 Tanjung Priuk Jakarta, Selasa (30/10/2018). (Jhon Rico/ Covesia.com)

Covesia.com - Seorang penyelam yang tergabung dalam tim Basarnas pencarian korban Lion Air PK-LQP di laut Karawang, Jawa Barat, dilaporkan meninggal saat bertugas, Jumat (2/11/2018) kemarin.

Dari informasi yang diperoleh, korban diketahui bernama Syachrul Anto, merupakan anggota Indonesia diver rescue.

Kabar tersebut awalnya disebarkan melalui akun Facebook Yosep Safrudin yang merupakan rekan tim penyelam, sekira pukul 00.30 WIB.

Dansatgas SAR, Kolonel Laut (P) Isswarto mengatakan, korban meninggal karena dekompresi.

"Diduga dekompresi karena tekanan, bekerja tidak tahu waktu, harusnya naiknya pelan-pelan, lima meter berhenti dulu, sampai muncul (ke permukaan), dia mungkin langsung," kata Isswarto, Sabtu (3/11/2018).

Menurut Isswarto, harusnya penyelaman pencarian korban Lion Air berakhir pada pukul 16.00 WIB, karena kondisi gelap dan cuaca yang kurang bersahabat. Namun, korban masih berada di bawah laut hingga pukul 16.30 WIB. "Korban dari sipil, penyelam Basarnas," kata Isswarto.

Saat ini jenazah korban sudah berada di rumah duka di Surabaya, Jawa Timur.

"Laporan ke saya hanya terjadi dekompresi. Terus dibawa ke chamber di KN Victory. Tindakan lanjut saya tidak monitor (karena di bawah Basarnas)," tutup Isswarto.

(sea)

Berita Terkait

Baca Juga