Banjir di Padang Telan Dua Korban Jiwa

Banjir di Padang Telan Dua Korban Jiwa Derasnya arus sungai di kawasan Jati Alai dan mengenai jembatan rel kereta api yang sedang dalam pembangunan sebabkan terhentinya jalur operasional Kereta Api, Jumat (2/11/2018)(Foto: Covesia/ Primadoni)

Covesia.com - Banjir yang melanda kota Padang, Sumatera Barat pada Jumat (02/11/2018) sore mengakibatkan Dua orang meninggal dunia.

Korban yakni Jihat Melani (5 tahun) warga bungus teluk kabung, Pasilah Azam (2 tahun) warga Koto Panjang Ikur Koto, Koto tangah, kota Padang.  

Menurut Kepala Seksi  Kedarutan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Padang, Sutan Hendra, kedua korban meninggal diduga hanyut terbawa arus sungai yang meluap akibat hujan lebat mengguyur kota selama empat jam.

"Korban meninggal diduga hanyut terbawa arus sungai, satu korban di kecamatan Bungus Teluk Kabung, dan satu orang lagi di Kecamatan Koto Tangah," ujar Hendra.

Hendra menambahkan, Banjir juga mengakibatkan dua jembatan putus dan sekitar 600 ratus rumah terendam banjir di enam kecamatan kota Padang.

"Ada dua jembatan yang putus. Satu di Bungus Timur, Lubuk Hitam Cindangkir, dan satu lagi di kawasan Baringin, Kecamatan Lubuk Kilangan dengan ketinggian air melebihi jembatan yang mengakibatkan jembatan rusak berat bergeser sejauh 10 meter yang terseret arus sungai," terang Hendra.


Selain itu longsor dan pohon tumbang juga terjadi di daerah Lubuk Sarik Beringin kecamatan Lubuk Kilangan yang menghambat akses jalan di kawasan tersebut. Hingga berita ini diturunkan belum diketahui kerugian akibat bencana banjir tersebut.

(don)  

Baca juga: Dua Jembatan Putus dan Ratusan Rumah Terendam Banjir di Padang

Berita Terkait

Baca Juga