MAKI Minta PNS Koruptor Segera Dipecat

MAKI Minta PNS Koruptor Segera Dipecat Koordinator MAKI Boyamin Saiman. (foto: dok.pribadi)

Covesia.com- Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman meminta agar pemerintah segera memberhentikan dengan tidak hormat Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terlibat tindak pidana korupsi dan statusnya sudah berkekuatan hukum tetap (inkracht).

“Ya (PNS yang terlibat kasus korupsi) harus tegas dicopot dengan tidak hormat dan hak pensiunya dihapus,” kata Boyamin Saiman kepada Covesia.com, Senin (22/10/2018).

Menurut Boyamin, pemecatan harus tetap dilakukan kendati yang bersangkutan telah mengembalikan kerugian negara. “Meskipun telah mengembalikan kerugian negara, tetap dipecat jika sudah diputus bersalah oleh hakim pengadilan Tipikor,” tegas dia.

Ia menilai bahwa fenomena banyaknya PNS yang terlibat kasus korupsi diakibatkan karena mereka para PNS sudah terperangkap sistem yang korup, sehingga apapun kasus korupsi pasti melibatkan ASN.

Sebelumnya diketahui, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) serta Badan Kepegawaian Nasional (BKN) akan mempercepat proses pemberhentian 2.357 pegawai negeri sipil (PNS) yang terlibat tindak pidana korupsi.

Dari 2.357 PNS tersebut, sebanyak 1.917 PNS‎ bekerja aktif di Pemerintah Kabupaten dan Kota, 342 PNS bekerja di Pemerintah ‎Provinsi dan 98 PNS bekerja di Kementerian dan Lembaga di Wilayah Pusat. Semuanya telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) dalam tindak pidana korupsi.

Pemerintah memberikan waktu hingga akhir tahun agar ribuan pegawai negeri sipil (PNS) atau aparatur sipil negara (ASN) yang terbukti korupsi dan putusannya inkrah diberhentikan tidak dengan hormat atau dipecat.

(jon)

 

 

Berita Terkait

Baca Juga