Kepala UNESCO Tegaskan Seluruh Pelaku Pembunuhan Khashoggi Harus Diadili

Kepala UNESCO Tegaskan Seluruh Pelaku Pembunuhan Khashoggi Harus Diadili

Covesia.com - Kepala UNESCO pada hari Sabtu "dengan tegas mengutuk" pembunuhan jurnalis Saudi, Jamal Khashoggi.

Khashoggi, seorang wartawan dan kolumnis Saudi untuk The Washington Post, dinyatakan hilang sejak memasuki Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober.

Setelah beberapa hari menyangkal mengetahui keberadaan Khashoggi, Arab Saudi pada hari Sabtu mengumumkan kematian sang jurnalis terjadi dalam sebuah pertikaian di dalam konsulat.

"Saya dengan tegas mengutuk pembunuhan Jamal Khashoggi," kata Direktur Jenderal UNESCO, Audrey Azoulay dalam sebuah pernyataan.

"Pembunuhan Jamal Khashoggi mengingatkan kita tentang perlunya memperjuangkan kebebasan pers, yang penting bagi demokrasi. Akuntabilitas atas kejahatan-kejahatan ini tidak bisa ditawar," kata Azoulay.

"Saya mendesak pihak yang berwenang untuk melakukan penyelidikan menyeluruh atas kejahatan ini dan membawa pelaku ke pengadilan," tambahnya.

Azoulay juga mengingatkan adanya Hari Internasional untuk Mengakhiri Impunitas untuk Kejahatan Terhadap Jurnalis yang akan ditanda tangani UNESCO pada 2 November mendatang.

Pada hari hilangnya Khashoggi, 15 warga Saudi lainnya, termasuk beberapa pejabat, tiba di Istanbul dengan dua pesawat dan mengunjungi konsulat saat dia masih di dalam, menurut sumber-sumber polisi Turki. Hanya saja semua individu yang diidentifikasi tersebut kini telah meninggalkan Turki.

Tim gabungan Turki-Saudi menyelesaikan penyelidikan atas kasus ini pada hari Kamis setelah menggeledah kediaman konsul jenderal serta Konsulat Saudi di Istanbul.

(Anadolu Agency/lif)


Berita Terkait

Baca Juga