Puluhan Karyawan Puskesmas Cubadak di Pasaman Mendadak Mogok Kerja

Puluhan Karyawan Puskesmas Cubadak di Pasaman Mendadak Mogok Kerja Terpampang papan pemberitahuan Puskesmas tutup, di pintu masuk Puskesmas Cubadak Duo Koto, Pasaman. Foto: Heri Sumarno

Covesia.com - Puluhan Karyawan Puskesmas Cubadak Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, mendadak gelar aksi mogok kerja, Sabtu (20/10/2018).

Seorang karyawan, Rosneli mengatakan bahwa aksi mogok kerja digelar sebagai bentuk kekesalan terhadap karut marut di internal Puskesmas Cubadak selama dipimpin oleh Kepala Puskesmas, dr. Tarigan.

"Benar. Kami tidak tahan lagi dengan sikap Kapus dr. Tarigan yang tak kunjung membayarkan uang jasa pelayanan selama empat bulan ini yang terhitung sejak bulan Juni-September 2018. Sementara kami terus melaksanakan tugas dalam pelayanan," terang Rosneli.

Menurut pengakuan Rosneli, para karyawan sudah berkali-kali meminta penyelesaian, kapan dana jasa pelayanan itu dibayarkan. Namun tak kunjung mendapat kejelasan.

"Sudah kami sampaikan secara baik-baik. Bahkan sudah berkali-kali. Terakhir kemarin (19/10), kami bersama-sama menghadap dr. Tarigan meminta agar pembayaran ini segera diselesaikan. Namun ia hanya cuek," ungkapnya. 

Dia melanjutkan, sejak Jumat (19/10) pukul 10.30 WIB para karyawan Puskesmas sudah mogok kerja. 

"Sebenarnya permasalahan di Puskesmas Cubadak ini sudah banyak. Ini bukan hanya persoalan gaji atau jasa pelayanan yang belum dibayarkan," tuturnya.

Permasalahan lain, katanya, Kartu anak, Kartu ibu, dan alat suntik KB tidak tersedia sejak Maret 2018. 

"Kami terpaksa menggunakan kertas selembar sebagai penggantinya jika ada pasien yang berobat. Belum lagi masalah yang lain,"tukasnya.

Rosneli berharap masalah ini secepatnya ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Pasaman, agar pelayanan kesehatan di Puskesmas Cubadak tidak terganggu. 

Seorang warga setempat, Tati juga mengatakan sejak pukul 08.00 WIB pagi tadi, tidak satu pun karyawan yang berada di Puskesmas Cubadak.

"Iya benar. Malah di pintu masuk Poli terpampang jelas tulisan Puskesmas Cubadak tutup, karyawan mogok kerja. Kondisi ini jika terus berlarut, akan menyulitkan warga yang berobat," katanya.

(her/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga