Pemindahan Ibu Kota Sumbar Dapat Tumbuhkan Ekonomi Masyarakat, Ini Syaratnya

Pemindahan Ibu Kota Sumbar Dapat Tumbuhkan Ekonomi Masyarakat Ini Syaratnya Direktur Program Institute for Development of Economics dan Financial (INDEF) Berly Martawardaya. (dok.pribadi)

Covesia.com- Direktur Program Institute for Development of Economics dan Financial (INDEF) Berly Martawardaya menyebut bahwa pemindahan ibu kota Sumatera Barat (Sumbar) bisa menumbuhkan perekonomian masyarakat sekitar asalkan dilakukan dengan perencanaan yang baik dan dana yang cukup.

Menurut dia, agar hal ini bisa bermanfaat perlu tahapan dan dana yang memadai. "Aktivitas konstruksi skala besar seperti pemindahan ibu kota bisa membawa manfaat ekonomi asal di plan dengan baik dengan tahapan yang matang dan dana memadai. Kalau mangkrak justru jadi sia- sia dan rugi," kata Berly kepada Covesia.com, Senin (15/10/2018).

Pengamat Ekonomi Universitas Indonesia (UI) ini menjelaskan, dampak langsung pemindahan ibu kota bagi ekonomi masyarakat sekitar didapat saat pembangunan di wilayah itu berlangsung. "Biasanya akan menyerap tenaga kerja lokal dan dorong pertumbuhan selama masa pembangunan. Asal syarat- syarat diatas terpenuhi," ujarnya.

Ia juga menganggap bahwa wacana pemindahan ibu kota Sumbar dengan alasan rawan bencana sudah cukup kuat. "Cukup kuat alasan untuk pemindahan ibu kota provinsi yang di pantai barat Sumatera termasuk Padang karena rawan gempa dan tsunami," terang dia.

Sebelumnya, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan bahwa pemindahan ibu kota perlu kajian yang lebih dalam dan juga membutuhkan dana yang cukup besar.

Ia menilai pemindahan ibu kota justru berdampak terhadap perekonomian masyarakat sekitar. "Idenya, saya setuju 100 persen, ini juga akan membantu pertumbuhan ekonomi warga," kata dia.

(jon)

Berita Terkait

Baca Juga