Saudi Balas Ancaman Amerika Soal Hilangnya Khashoggi

Saudi Balas Ancaman Amerika Soal Hilangnya Khashoggi Raja Salman

Covesia.com - Arab Saudi pada Minggu bersumpah untuk membalas ancaman atau sanksi yang dikenakan atas hilangnya jurnalis kawakan Jamal Khashoggi.

Khashoggi telah hilang sejak dia memasuki Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober.

Pada Sabtu, Presiden AS Donald Trump mengancam Riyadh dengan hukuman berat jika Khashoggi telah benar dibunuh.

"Kerajaan menegaskan penolakan totalnya terhadap segala ancaman dan upaya untuk melemahkannya, apakah itu dengan mengancam menjatuhkan sanksi ekonomi, menggunakan tekanan politik, atau mengulangi tuduhan palsu," kata kantor berita resmi SPA mengutip sumber resmi yang disadur dari Anadolu Agency, Senin (15/10/2018).

"Kerajaan juga menegaskan bahwa jika mereka menerima tindakan apa pun, mereka akan merespons dengan tindakan yang lebih besar," sumber itu menambahkan.

Pada hari yang sama ketika 15 warga Saudi, termasuk beberapa pejabat, tiba di Istanbul dengan dua pesawat dan mengunjungi konsulat sementara dia juga berada di dalam, kata sumber-sumber kepolisian. Semua individu yang diidentifikasi tersebut telah meninggalkan Turki.

Otoritas Saudi belum memberikan penjelasan yang jelas tentang nasib Khashoggi, sementara beberapa negara - terutama Turki, AS, dan Inggris - menekan agar kasus itu diselesaikan sesegera mungkin.

(lif)

Berita Terkait

Baca Juga