DPR RI Ajak Seluruh Pihak Bersinergi Mengawasi Konten Penyiaran

DPR RI Ajak Seluruh Pihak Bersinergi Mengawasi Konten Penyiaran Kunjungan kerja dari komisi I DPR RI dalam rangka dengar pendapat dengan KPID Sumbar, di Aula kantor Gubernur Sumbar, Kamis (11/10/2018)

Covesia.com - Pascapelantikan Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Periode 2018-2021, mendapat kunjungan kerja dari komisi I DPR RI dalam rangka dengar pendapat dengan KPID Sumbar, Kamis (11/10/2018).

Kunjungan kerja anggota Dewan di Kantor KPID Sumbar itu langsung dipimpin Wakil Ketua Komisi, Asril Hamzah dan 19 anggota dewan lainnya, yang disambut langsung Ketua KPID Sumbar, Afriendi beserta jajarannya.

Asril Hamzah menyebutkan, kunjungan ke KPID Sumbar tersebut dimaksudkan untuk mendengarkan aspirasi langsung dan kendala-kendala yang dihadapi KPID  Sumatera Barat.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua KPID Sumatera Barat, Afriendi menyampaikan beberapa kendala yang dihadapi KPID termasuk persoalan sarana prasarana dalam rangka pelaksanaan pengawasan konten lokal dan televisi serta perihal anggaran untuk operasional KPID.

"Untuk anggaran KPID Sumbar, berasal dari dana hibah, sehingga tidak memadai untuk pemenuhi perangkat barang maupun jasa, akibatnya kami tidak dapat maksimal dalam menjalankan tugas.

Perihal kinerja, Ketua KPID Sumbar itu juga menyebutkan pihaknya sudah menerbitkan empat kali surat teguran terhadap lembaga penyiaran yang melanggar aturan.

"Kami dibantu staf melakukan pengawasan terhadap penyiaran yang ada," ucap Ketua KPID yang baru menjabat satu bulan terakhir itu.

Menanggapi keluhan yang di sampaikan KPID Sumbar, selaku Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Asril Hamzah menyebutkan sudah semestinya pemerintah daerah memberikan dukungan penuh terhadap KPID.

Tidak hanya itu, hingga saat ini pihaknya (DPR-RI) tengah merampungkan Revisi Undang-Undang Penyiaran.

"Tentunya KPID mesti mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah. Kami juga tengah merevisi UU penyiaran, sehingga segala persoalan yang dihadapi KPID yang ada di Indonesia ini dapat terselesaikan dan dapat menjalankan fungsi serta tugasnya secara maksimal," tuturnya sembari meminta KPI Pusat untuk memberikan perhatikan penuh terhadap KPID di seluruh Indonesia.

(ril/don)


Berita Terkait

Baca Juga