Bawaslu: Deklarasi Kepala Daerah Dukung Jokowi di Sumbar Tidak Langgar Aturan

Bawaslu Deklarasi Kepala Daerah Dukung Jokowi di Sumbar Tidak Langgar Aturan Foto: M.Fadli MZ

Covesia.com - Sejumlah kepala daerah yang melakukan deklarasi dukung Presiden Joko Widodo dua periode dinilai tidak melanggar aturan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatra Barat (Sumbar).

Ketua Bawaslu Sumbar, Surya Efitrimen mengungkapkan deklarasi dukungan yang dilakukan oleh 10 kepala daerah di Sumbar terhadap pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin pada Pilpres mendatang tidak melanggar aturan karena belum masuk pada tahapan kampanye.

"Memang ada aturan yang mengharuskan pejabat publik untuk mengajukan masa cuti jika ingin terlibat dalam aktifitas kampanye salah satu pasangan Capres dan Cawapres," ujar  Ketua Bawaslu Sumbar, Surya Efitrimen di Padang, Rabu, (19/9/2018).

Kata Surya, pengambilan masa cuti tersebut berlaku jika sudah masuk pada tahapan kampanye dan ini dimulai tanggal 23 September mendatang.

"Deklarasi itu kan dilakukan belum masa kampanye, bagaimana proses deklarasi secara pasti saya tidak tau namun itu tidak ada pelanggaran," ujarnya.

Lebih lanjut,  ia memastikan bahwa pihaknya tidak akan memberikan peringatan kepada 10 kepala daerah tersebut melainkan hanya melakukan 

koordinasi agar aturan kampanye ditaati oleh pejabat publik saat masuk tahapan kampanye.

" Ini merupakan hak politik mereka dan dijamin oleh konstitusi, untuk  kampanye itu persoalan yang berbeda. Pemilu memberikan kebebasan untuk warga negara menentukan pilihannya," sebutnya.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 10 dari 19 kepala daerah di Sumatera Barat mendeklarasikan dukungannya kepada Joko Widodo – Ma’ruf Amin sebagai presiden RI periode 2019-2014 di Hotel Inna Muara, Padang, Selasa (18/09/2018). 

Kesepuluh kepala daerah ini adalah Bupati Dharmasraya, Sutan Riska, Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi, Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin, Bupati Pesisir Selatan, Hendra Joni, Bupati Pasaman, Yusuf Lubis, Walikota Solok, Zul Elfian, Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmathias, Bupati Solok, Gusmal , Bupati Tanah Datar, Irdiniansyah Tarmizi dan Bupati Mentawai, Yudas Sabaggalet.

Dari 10 kepala daerah ini, Empat diantaranya tidak hadir yakni Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmathias, Bupati Solok, Gusmal, Bupati Tanah Datar, Irdiniansyah Tarmizi dan Bupati Mentawai, Yudas Sabaagalet.

(fdl)

Berita Terkait

Baca Juga