Belanda Akhiri Misi Tempur Pesawat F-16 di Irak dan Suriah Akhir Tahun Ini

Belanda Akhiri Misi Tempur Pesawat F16 di Irak dan Suriah Akhir Tahun Ini Ilustrasi (mirror)

Covesia.com - Pesawat tempur F-16 Belanda akan mengakhiri misi pengeboman yang menargetkan kelompok ISIS di Irak dan Suriah pada akhir tahun ini, kata pemerintah Belanda, Jumat (14/09).

“Kabinet memutuskan untuk tidak memperpanjang penggunaan F-16 dalam perang melawan ISIS selepas 31 Desember,” kata kabinet Belanda dalam sebuah pernyataan.

Sebanyak empat pesawat tempur F-16 Belanda telah menggempur kelompok ISIS di Irak sejak Oktober 2014 dan operasi diperluas ketika pesawat tersebut melakukan misi pertama mereka di Suriah pada awal 2016.

“Akhir dari pertempuran militer melawan ISIS sudah di depan mata,” kata Perdana Menteri Mark Rutte, Jumat.

“Di saat yang sama, ISIS di Irak telah mengubah dirinya menjadi organisasi rahasia yang terutama berfokus pada serangan (teror),” ungkapnya kepada wartawan dalam konferensi pers mingguannya.

Kontribusi Belanda di Irak akan beralih dari operasi melawan ISIS menjadi memperkuat keamanan di seluruh Irak “agar orang-orang dapat kembali ke rumah dengan selamat dan melanjutkan hidup mereka,” imbuh pemerintah Belanda.

Maksimal 50 tentara Belanda akan ditempatkan ke Irak utara guna memberikan pelatihan untuk menjaga daerah yang direbut dari ISIS.

Tiga hingga 12 pasukan khusus Belanda akan tetap berada di Baghdad untuk terus melatih pasukan Irak.

Sebanyak 10 pakar militer dan sipil akan tetap menjadi bagian dari misi pembangunan kapasitas NATO di Irak, yang berfokus “pada penguatan sektor keamanan Irak,” kata pemerintah Belanda. (ant/adi)

Berita Terkait

Baca Juga