Akademisi: Minat Masyarakat Konsumsi Pangan Organik Cukup Tinggi

Akademisi Minat Masyarakat Konsumsi Pangan Organik Cukup Tinggi Foto: Pixaby

Covesia.com - Dekan Fakultas Pertanian, Universitas Andalas (Unand) Munzir Busniah mengungkapkan bahwa saat ini minat masyarakat untuk mengkonsumsi pangan sehat berasal dari bahan organik cukup tinggi.

"Sekarang masyarakat sudah beralih ke pangan sehat yang berasal dari pertanian organik mulai dari beras organik hingga buah buahan yang tidak menggunakan pestisida," ujar Munzir Busniah kepada covesia.com di Padang,  Rabu (12/9/2018).

Kata Busniah, untuk memenuhi kebutuhan tersebut jumlah petani yang menggunakan sistem pertanian organik masih sedikit dan cenderung hanya dilakukan oleh petani muda.

"Petani kita masih banyak yang menggunakan pupuk kimia dalam bercocok tanam, padahal untuk pembiayaan bercocok tanam secara organik lebih murah dibandingkan dengan cara konvensional. Sementara  harga jual untuk pangan organik lebih mahal dibandingkan dengan pangan yang menggunakan cara  konvensional," ujarnya.

Sementara itu, Boy salah salah seorang petani organik di Kabupaten Agam menuturkan, untuk konsumsi pangan organik biasanya dikonsumsi oleh masyarakat kategori ekonomi menengah dan menengah atas.

"Biasanya saya jual beras organik ke pejabat daerah setiap bulannya. Memang harga beras organik ini lebih mahal dari beras biasa," ujarnya saat dihubungi covesia.com.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa untuk seluruh proses pertanian organik dilakukan oleh petani secara mandiri, mulai dari pemisahan bibit yang akan ditanam hingga pembuatan pupuk dibuat sendiri oleh petani tanpa menggunakan bahan kimia.

"Semuanya petani yang mengelola, makanya pemerintah tidak bisa menentukan harga jual beras organik," ujarnya.

(fdl/lif)

Berita Terkait

Baca Juga