Analisis Nomura: Potensi Krisis Akibat Pelemahan Rupiah Rendah

Analisis Nomura Potensi Krisis Akibat Pelemahan Rupiah Rendah Ilustrasi (Foto: Antara)

Covesia.com - Menurut analisis terbaru Nomura Holdings Inc, ada tujuh negara berkembang di dunia yang memiliki risiko besar dalam mengatasi krisis mata uang. Ketujuh negara itu adalah: Pakistan, Turki, Sri Lanka, Afrika Selatan, Argentina, Mesir dan Ukraina.

Sebagaimana yang Covesia.com kutip dari laman Setkab, dari tujuh negara itu, menurut analisis Nomur, Argentina dan Turki mengalami krisis mata uang. Sementara Argentina, Mesir, Sri Lanka dan Ukraina telah memutuskan untuk mengambil bantuan IMF sebagai cara untuk keluar dari krisis.

Analisis Nomura itu juga mengungkapnya adanya delapan negara dengan risiko krisis paling rendah, dimana Indonesia adalah salah satunya.

Kedelpn negara berkembang  dengan risiko krisis terendah menurut Nomura adalah Brasil, Bulgaria, Indonesia, Kazakhstan, Peru, Filipina, Rusia, dan Thailand.

“Ini adalah sebuah hasil yang penting. Karena investor lebih fokus pada risiko. Penting untuk tidak menyamaratakan risiko krisis pada negara-negara berkembang,” bunyi kesimpulan analisis Nomura itu.

(ant/utr)

Berita Terkait

Baca Juga