Komnas PA: Ayah Penganiaya Anak di Sultra Terancam Pasal Berlapis

Komnas PA Ayah Penganiaya Anak di Sultra Terancam Pasal Berlapis Rachman La Saleh seorang ayah yang videonya viral melakukan ancaman pembunuhan terhadap anaknya. (Foto: dok.Komnas PA)

Covesia.com- Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA) mendesak agar kepolisian bisa menjerat Rachman La Saleh seorang ayah yang melakukan ancaman pembunuhan terhadap anaknya dengan pasal berlapis. 

"Rachman La Saleh (27) warga Desa Saraaya, Kecamatan Kulisusu, Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara orangtua penganiaya anak yang direkamnya dalam video dan diviralkannya melalui media online terancam pasal berlapis," kata Ketua Umum Komnas PA, Arist Merdeka Sirait dalam keterangan tertulisnya, Jumat (7/9/2018).

Menurut Arist, mengingat Rachman sebagai  pelaku penganiayaan adalah ayah kandung korban, berdasarkan ketentuan UU RI Nomorb 35 Tahun 2014 mengenai perubahan UU RI Nomor 23Tahun 2002, ancaman hukuman 15 tahun dan dapat  ditambah sepertiga dari pidana pokoknya.

"Dengan demikian, atas perbuatannya itu Rachman ayah Sadis dan keji itu dapat diancam pidana 15 tahun," tegas Arist.

Dalam video yang viral dengan durasi 2 menit 33 detik itu, Rachman berkali-kali menganiaya bocah malang 2.5 tahun itu. Itu dia lakukan dengan cara mencekik leher dan memukul kepala anaknya.

Tidak sampai disitu, didepan kamera Rachman  berulang-ulang memukul kepala dan membekap mulut anaknya sambil mengacungkan dan menempelkan pisau ke leher anaknya.   

Terkait kasus ini, kata Arist, Polsek Kalisusu, Buton Utara telah menangkap Rachman. Ia juga mengapresiasi atas kerja cepat dan responsif para petugas Polsek Kalisusu.

(jon)

 

Berita Terkait

Baca Juga