ACT Siap Bangun Shelter Bagi Korban Gempa Lombok

ACT Siap Bangun Shelter Bagi Korban Gempa Lombok Rumah warga rata dengan tanah akibat gempa lombok, NTB yang melanda pada Minggu (05/08/2018) (Foto: ACT)

Covesia.com - Sedikitnya 5000 lebih rumah warga korban gempa Lombok rata dengan tanah pasca gempa dengan kekuatan 7,0 SR melanda Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) itu pada Minggu tanggal 5 Agustus 2018 kemaren.

Duka yang menyelimuti warga Lombok itu membuat salah satu wadah sosial ACT (Aksi Cepat Tanggap) berencana membangun Shelter untuk hunian sementara bagi para korban yang kehilangan rumah akibat gempa bumi tersebut.

"Lebih dari lima ribu warga kehilangan tempat tinggal mereka, sebagai besar kondisi rumah mereka rata dengan tanah akibat gempa pada Minggu itu. Hal itu membuat kami tergerak untuk membangun shelter sebagai tempat tinggal sementara bagi mereka," ujar Presiden ACT, Ahyudin usai meninjau langsung kondisi korban. 

Ahyudin menyebutkan, ide untuk membangun shelter muncul mengingat tenda pengungsian yang menjadi tempat tinggal mereka saat ini tidak bisa bertahan lama.

"Langit memberikan isyarat kepada ACT untuk mendampingi korban gempa Lombok ini. Bagi kami pembinaan emergency setidaknya selama enam bulan. Tidak hanya menyelamatkan kehidupan, tetapi juga membangun kehidupan. Tenda pengungsi tidak akan bertahan lama, karena itu shelter menurut kami salah satu alternatif dalam mengembalikan kecerian korban gempa Lombok," kata Ahyudin dalam keterang tertulis yang diterima Covesia, Rabu (08/08/2018) di Padang.

Ahyudin menyebutkan, lokasi yang terdampak paling parah yang terkena gempa adalah di Dusun Ketapang, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur.

"Dusun Ketapang ini salah satu wilayah yang hampir semua rumahnya roboh, ini baru Dusun Ketapang, mungkin masih banyak dusun yang mengalami hal serupa," tutup Ahyudin.

Sementara, Gubernur Nusa Tenggara Barat TGH Muhammad Zainul Majdi menyebutkan data sementara jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi Pulau Lombok sudah mencapai 226 orang.  

(*/dnq)

Berita Terkait

Baca Juga