Trump Larang Negara-negara di Dunia Lakukan Bisnis dengan Iran

Trump Larang Negaranegara di Dunia Lakukan Bisnis dengan Iran Presiden AS Donald Trump (mirror)

Covesia.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Selasa (07/08) mengatakan bahwa sejumlah sanksi yang diberlakukan kembali terhadap Iran adalah "paling keras" saat dia memperingatkan negara-negara lainnya untuk tidak melakukan bisnis dengan Teheran.

"Sanksi-sanksi terhadap Iran secara resmi telah dijatuhkan. Ini adalah sanksi yang paling keras dalam sejarah, dan pada November sanksi-sanksi tersebut akan ditingkatkan lagi," tulisnya dalam sebuah cuitan.

"Siapa saja yang berbisnis dengan Iran TIDAK akan melakukan bisnis dengan Amerika Serikat. Saya meminta PERDAMAIAN DUNIA, tidak lebih."

Sanksi-sanksi yang diberlakukan kembali pada Selasa itu - menargetkan akses ke mata uang kertas AS dan industri utama seperti mobil serta karpet - tidak langsung memberikan dampak ekonomi.

Ketidakpuasan Trump terhadap kesepakatan nuklir Iran 2015 sudah dia serukan saat masih menjadi calon presiden dan pada 8 Mei, dia menepati janjinya dengan menarik Amerika keluar dari perjanjian internasional tersebut.

Penarikan secara sepihak itu terjadi meski pihak-pihak lain yang menyetujui perjanjian itu - Inggris, Tiongkok, Prancis, Jerman, Rusia, dan UE - meminta Trump untuk tidak meninggalkan pakta tersebut yang bertujuan mencegah Iran memperoleh senjata nuklir. (ant/adi)

Berita Terkait

Baca Juga