Begini Kronologis dan Proses Evakuasi ABK KM. Arung Samudra 04

Begini Kronologis dan Proses Evakuasi ABK KM Arung Samudra 04 Foto: istimewa

Covesia.com - Kapal Bagan KM Arung Samudera 04 diketahui dihantam badai di perairan laut antara Bengkulu dan Kepulauan Mentawai, pada Minggu (5/8/2018).  

Kapal dengan 10 awak termasuk nakhoda, berlayar pada Kamis (2/8/2018) sekitar pukul 18.00 WIB untuk mencari ikan.

Pada Jumat (3/8) sekitar pukul 05.00 WIB, kondisi cuaca berubah ekstrem ditandai dengan gelombang besar. Hal ini menyebabkan kapal bagan tersebut tenggelam, berjarak sekitar 35 mil dari dermaga Pulau Boy.  

Tim SAR Mentawai mendapatkan informasi pada Minggu (5/8) langsung melakukan pencarian dibantu Tim SAR Bengkulu dan Padang.

Pada Senin (6/8), tiga ABK berhasil dievakuasi, yaitu, Devi, Azis, dan Pii.

"Pada Selasa (7/8) sekitar pukul 09.30 WIB, Tim SAR kembali mengevakuasi 4 awak KM. Arung Samudra 04 yang sempat ditemukan Hendra, nelayan Sikakap yang sedang memancing di perairan Matobe,” terang Kakan SAR Mentawai melalui Kasi Operasi SAR Mentawai, Hendri, Selasa (7/8/2018).

Hendri menjelaskan, 4 ABK tersebut menyelamatkan diri menggunakan fiber yang mengapung.

"Mereka dan saat ini dirawat di Puskesmas Sikakap dan masih dalam kondisi lemas,” tambahnya.

Keempat awak kapal yang telah dievakuasi dalam keadaan selamat pada Selasa yakni;

  1. Dion Ali Andi (27) nelayan asal Bengkulu, 
  2. Miko (30) nelayan asal Air Haji, Pesisir Selatan, 
  3. Indra (46) nelayan asal Air Haji, Pesisir Selatan, 
  4. Alog (28) nelayan asal Bengkulu.

Kontributor Mentawai: Kornelia septin rahayu


Berita Terkait

Baca Juga